PKS DIY: Pemerintah Pusat Harus Serius Perhatikan Seni Budaya

user
Ary B Prass 07 November 2021, 19:27 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com- Pemerintah harus serius menangani seni budaya dan memberikan perhatian kepada pelaku seni budaya yang selama pandemi Covid-19 mengalami keterpurukan. Hal tersebut dikemukakan Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Asegaf  Al- Jufri pada acara sarasehan budaya yang digelar Bidang Seni Budaya DPW PKS DIY di Rumah Budaya Tembi Sewon Bantul Sabtu (6/11/2021).

Hadir pula sebagai nara sumber dalam acara tersebut, Dr Abdullah Fikri Fakih anggota DPR RI yang juga ketua PKS Jatijaya (DIY, Jatim, Jateng), Dr Sukamto anggota DPR RI dan Dr Agus Mashudi ketua DPW PKS DIY. Diikuti sekitar 90 pelaku seni budaya dari DIY, meliputi seniman  dalang, kethoprak, teater, sinden, karawitan dan lainnya.

Ditegaskan , PKS akan memperjuangkan apa yang dikeluhkan lewat aspirasi mereka saat mengikuti gelar budaya di Rumah Tembi tersebut.

"Kami punya kader- kader di DPR RI, karena itu kami akan memperjuangkan apa yang disampaikan lewat aspirasi para pelaku seniman dan budayawan ini,'' papar Dr Salim.

Sementara para seniman yang terdiri dalang, kethoprak , teater dan lainnya di Rumah Budaya Tembi. Hampir semua seniman menyampaikan keluhan tentang keberadaan mereka saat ini, setelah terdampak Covid-19.

Aspirasi yang disampaikan para pelaku seni dan budaya di DIY akan dibawa ke pusat untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

Sementara Ketua Bidang Seni Budaya DPW PKS DIY, Amir Sarifudin menambahkan, uneg- uneg pelaku seni budaya di DIY sudah disampaikan kepada wakil rakyat dalam sarasehan budaya kemarin.

"Karena itu kami berharap segera ada perhatian dari pemerintah pusat agar pelaku seni segera bangkit dari keterpurukan setelah terdampak pandemi Covid-19," papar Amir.

Mengakhiri kegiatan sarasehan seni budaya di Rumah Budaya Tembi kemarin, perwakilan seniman dari Gunungkidul menyerahkan cindera mata kepada Dr Salim berupa keris dan blangkon. (Jdm)

Kredit

Bagikan