"Sleman Creative Week" Ruang Temu Pegiat Kreatif Berbagai Sub Sektor

user
Ary B Prass 24 Oktober 2021, 19:17 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com- Sukses digelar perdana, penyelenggaraan "Sleman Creative Week" banyak mendapat respon positif dari masyarakat dan pelaku UMKM. Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas Sleman Creative Community didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menjadi ruang temu bagi pegiat kreatif di Kabupaten Sleman dari berbagai sub sektor.

Mengusung tema "Semangat Living Creative Culture", kegiatan yang diselenggarakan selama empat hari pada 21 – 24 Oktober di Taman Kuliner Condongcatur bertujuan untuk mengenalkan para pegiat ekonomi kreatif antara satu dengan yang lainnya.

Aan Fikriyan, selaku Koordinator Bidang Aktivasi Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman menjelaskan, bahwa selama ini para UMKM tersebut jarang bertatap muka dan sungkan untuk bertemu dikarenakan kesibukan masing-masing.

“Harus ada setiap tahunnya ruang temu untuk mereka, agar kita juga bisa tahu sudah ada berapa banyak pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman, bagaimana mereka berproses dan sejauh mana pemerintah mendampingi mereka?” jelasnya.

“Sleman Creative Week bisa disebut sebagai model kegiatan untuk penyelenggaraan event berikutnya. Dengan model ini hal yang bisa dilakukan adalah evaluasi atas implementasi anggaran, capaian tujuan dan lainnya. Tahun ini memang kita tidak ada target jumlah pengunjung karena disesuaikan dengan tata cara hybrid  dan lewat registrasi yang dibatasi. Hal ini sesuai dengan anjuran satgas Covid,” lanjutnya.

"Sleman Creative Week" diawali dengan pelantikan kepengurusan baru Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman masa bakti 2021 -2024. Segala kegiatan diselenggarakan hybrid sesuai dengan protocol pencegahan Covid.

Rangkaian kegiatan terdiri dari workshop yang mengangkat topik tentang produk kuliner, fashion, kerajinan, pergerakan sub sektor ekonomi kreatif, serta menggelar perform dari sub sektor ekonomi kreatif film dan animasi.

Selain itu, ada pula seni pertunjukan dan juga sub sektor musik, yang diselenggarakan di Komplek Taman Kuliner Condongcatur, dan ditutup dengan gelaran karya seni pertunjukan yang dikemas secara sinematik di Sanggar Banjarmili Kradenan, Banyuraden.

“Melalui Sleman Creative Week ini harapan jangka pendeknya bisa terjadi singgungan antara pemerintah dengan masyarakat pelaku usaha. Impactnya bisa ke umum dan pelaku usaha. Dan harapan kedepannya pemerintah bisa memfasilitasi lebih, baik terhadap Kawasan Taman Kuliner untuk dijadikan destinasi Sleman Creative Park sehingga seluruh pegiat kreatif bisa berpameran sepanjang tahun tidak harus menunggu event. Dan cara berpikir konstruksi penegembangan pola eko sistem ekonomi kreatif harus kita samakan freukensi. Memang tidak gampang tapi saya yakin bisa,” papar Aan. (Kn)

Credits

Bagikan