Warga Purworejo Deklarasi Rumah Aspirasi Puan

user
Ary B Prass 24 Oktober 2021, 17:03 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com- Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Purworejo mendeklarasikan Rumah Aspirasi Puan, Minggu (24/10/2021). Mereka menyatakan lembaga itu akan menjadi penyambung aspirasi masyarakat dengan Ketua DPR RI yang juga politisi PDI Perjuangan itu.

Ketua Rumah Aspirasi Puan Wahyu Widiarso mengatakan, lembaganya tidak dibentuk dalam rangka dukung mendukung bakal capres/cawapres.

"Tidak ada hubungannya dengan dukungan capres, kami membentuk rumah aspirasi karena terinspirasi dengan ketokohan Puan Maharani dan semboyan Kepak Sayap Kebhinekaan yang yang bagi kami adalah sebuah kata magis, pengingat bahwa kita masih punya Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya, usai deklarasi.

Menurutnya, rumah aspirasi perlu dibentuk karena adanya rasa prihatin dengan tercabiknya persatuan dan kesatuan bangsa, dengan munculnya berbagai persoalan hingga konflik sosial akhir-akhir ini. Rumah Aspirasi Puan, katanya, dibentuk sebagai perwujudan kebhinekaan yang disuarakan Puan Maharani.

Rumah Aspirasi Puan tidak akan bergerak pada politik praktis dengan mengkampanyekan sosok tertentu sebagai capres/cawapres dalam pemilu tahun 2024.

"Kami akan mendengarkan suara rakyat dan akan menjadi kontrol sosial. Aspirasi disampaikan kepada Puan Maharani dan kami juga akan bergerak di bidang sosial," tuturnya.

Widiarso mengaku sudah mengkombinasikan Rumah Aspirasi Puan kepada sejumlah tokoh di berbagai wilayah Indonesia. "Sudah ada komunikasi, dan para tokoh menyambut baik. Harapannya rumah aspirasi ini berdiri di berbagai daerah, tentunya dengan misi yang sama, yakni gerakan dan koreksi sosial," ujarnya.

Penasehat Rumah Aspirasi Puan Basuki Rahmat menambahkan, rumah aspirasi tidak ada hubungannya dengan politik praktis. Lembaga itu juga tidak Terkait dengan pencapresan.

"Soal pencapresan, misalnya di PDIP, pasti sudah ada mekanismenya, kami berada di luar itu dan bukan kewenangan rumah aspirasi. Kami dibentuk tidak dalam rangka dukungan pencapresan," tegasnya.

Rumah Aspirasi Puan, katanya, tidak menerima kader atau pengurus dari partai politik mana pun. Selain itu, deklarasi juga dilakukan tanpa bantuan dan dukungan tokoh politik tertentu.

"Kami bebas kepentingan politik, kami juga tidak masuk dalam barisan banteng atau celeng, semua ini murni dari warga. Untuk bisa selenggarakan deklarasi, beberapa pelaku usaha kecil tergerak untuk membantu," tuturnya.

Selain deklarasi, Rumah Aspirasi Puan juga meyerahkan santunan untuk sejumlah anak yatim dan bantuan bagi penarik becak motor di Purworejo. Dua seniman juga menggelar aksi teatrikal tentang keprihatinan kondisi bangsa dan harapan terhadap sosok Puan Maharani. (Jas)

Credits

Bagikan