Capaian Masih 36,17 Persen, Temanggung Kebut Target Diatas 70 Persen

user
agus 20 Oktober 2021, 14:35 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRjogja.com - Capaian vaksinasi di Kabupaten Temanggung telah mencapai 225.804 jiwa atau 36,17 persen dari target sasaran yg ada 624.346 jiwa. Dinas Kesehatan mentarget mencapai minimal 70 persen dalam 10 hari kedepan, begitu mendapat kepastian tambahan 200 ribu vaksin dari Kementerian Kesehatan RI.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan Pemkab Temanggung mengejar capaian vaksinasi minimal 70 persen sampai akhir bulan.

"Vaksin Covid-19 secara bertahap sudah diambil, total Temanggung mendapat tambahan 200 ribu vaksin," kata Dwi Sukarmei, Rabu (20/10).

Dia mengatakan sebagai tahap awal sebanyak 68 ribu vaksin Covid-19 sudah diambil petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Vaksin akan disuntikkan pada warga mulai Kamis (21/10). Vaksinasi akan dikonsentrasikan di puskesmas, klinik dan rumah sakit.

" Vaksinasi dilakukan di 26 puskesmas, 3 klinik dan 4 rumah sakit yang ada di Temanggung," katanya didampingi Kepala Bidang pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Intan.

Disampaikan vaksin tahap selanjutnya akan diambil sekitar Jumat atau Sabtu, nanti akan disesuaikan dengan jadwal dan ketersediaan. Alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan telah tiba di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dikatakan Pemkab Temanggung akan mengejar target sebanyak-banyaknya warga pada vaksinasi hingga akhir Oktober. Mereka dari lansia, remaja, dewasa dan disabilitas.

Disampaikan capaian vaksinasi untuk lansia telah di atas 40 persen, sebagaimana ketentuan dari pemerintah pusat. Saat ini telah 44 persen atau 37.536 jiwa dati total target lansia 84 783 jiwa.

Capaian itu, terangnya tidak lepas dari program kewajiban dari satu keluarga satu lansia. Yakni bagi satu keluarga yang mendaftar vaksinasi harus menggandeng satu lansia untuk ikut divaksinasi. Selain itu juga program vaksinasi jemput bola dari rumah ke rumah.

" Dua program tersebut rupanya berdampak positif. Capaian vaksinasi pada lansia langsung naik," kata dia.

Namun, katanya untuk program vaksinasi dari rumah ke rumah untuk sementara dihentikan. Petugas untuk sementara terkonsentrasi melakukan vaksinasi di puskesmas, klinik dan rumah sakit.

Sementara itu Indonesia menerima kedatangan vaksin tahap 97 dan 98 pada Jumat (22/10).Vaksin yang mendarat di Indonesia adalah vaksin Pfizer sebanyak 1.182.870 dosis dan AstraZeneca sejumlah 844.820 dosis. Kedatangan vaksin yang berkelanjutan ini adalah wujud upaya keras pemerintah memastikan ketersediaan vaksin COVID-19 di tanah air dalam rangka mengejar kekebalan komunal di Indonesia tahun ini.

“Kita bersyukur, Indonesia bisa terus menambah ketersediaan vaksin secara intens dalam beberapa pekan terakhir dan hal ini akan terus berlanjut. Dengan ketibaan kedua jenis vaksin ini, maka total vaksin yang telah hadir di Indonesia sekitar 291 juta dosis baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

Nadia menambahkan, pemerintah berupaya mendatangkan vaksin bagi masyarakat Indonesia melalui bermacam skema. Di antaranya dalam bentuk donasi, seperti vaksin AstraZeneca yang tiba hari ini sebagai hibah dari Pemerintah Jepang. Sedangkan vaksin Pfizer yang tiba di Jakarta, Semarang, dan Surabaya diperoleh melalui skema pembelian langsung.

Saat ini, menurutnya, Indonesia terus melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi. Masih terdapat sejumlah tugas besar yang perlu dilakukan terkait vaksinasi, khususnya untuk meningkatkan capaian vaksinasi bagi lansia dan remaja. (Osy/Git)

Credits

Bagikan