PPKM Kota Magelang Turun ke Level 2

user
Ary B Prass 19 Oktober 2021, 14:17 WIB
untitled

MAGELANG, KRJOGJA.com - Hal yang menggembirakan dan yang ditunggu-tunggu Kota Magelang, berupa turunnya level PPKM ke level yang lebih rendah, kini terwujud. Penurunan level ini sudah diharapkan sejak beberapa waktu lalu.

Kabar penurunan level PPKM untuk Kota Magelang, dari level 3 menjadi level 2 ini, dibenarkan Walikota Magelang dr HM Nur Aziz SpPD saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan "Forum komunikasi Satukan Persepsi Untuk Kota Magelang bersama dr HM Nur Aziz SpPD," yang dilaksanakan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang di komplek Taman Kyai Langgeng Kota Magelang, Selasa (19/10/2021).

Walikota Magelang juga menyampaikan informasi penurunan level PPKM ini di forum yang dilaksanakan dengan duduk lesehan ini. Selain dihadiri Kepala Diskominsta Kota Magelang Drs Suryantoro, acara ini juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kota  Magelang  Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, Asisten Administrasi Sekda Kota Magelang Taufik Nurbakin maupun lainnya.

Ketika dimintai pendapatnya tentang penurunan level PPKM ini, Walikota Magelang mengatakan, penurunan level ini berkat kerja bareng banyak pihak, baik aparat pemerintah, termasuk TNI dan Polri maupun lainnya, masyarakat maupun lainnya.

"Dengan level 2 ini kita lebih longgar lagi, pariwisata bisa dibuka tetap dengan protokol kesehatan ketat," katanya.

Selain Taman Kyai Langgeng, pembukaan wisata di Kota Magelang lainnya adalah Museum Sudirman dan Gunung Tidar. Dikatakan, di Taman Kyai Langgeng sudah dilakukan simulasi beberapa kali dan itu bisa dibuka.

Dikatakan, angka baru kasus Covid-19 di wilayah Kota Magelang tidak ada, demikian juga warga yang dirawat dan angka kematiannya. Hal ini sudah berlangsung sejak dua minggu lalu.  "Ada yang rawat inap 1-2, tetapi terus pulang," tambahnya.

Isolasi terpusat juga sudah tidak ada. Untuk angka vaksinasi, dikatakan, saat ini sudah di atas 50 persen. Tetapi kalau bareng-bareng dengan Kabupaten Magelang, sudah 70 persen. Meskipun demikian rumah sakit masih menyediakan ruangan untuk kasus Covid-19.

Ditekankan Walikota Magelang, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi, khususnya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan di air mengalir menggunakan sabun maupun lainnya.

Sasaran yang belum tercapai, lanjutnya, adalah vaksin. Selasa pagi kemarin Walikota Magelang sudah memberi pengarahan kalau bisa yang sudah lanjut usia untuk didatangi, jemput bola dan persuasif. Masyarakat lansia tidak perlu khawatir dengan hal ini. Vaksin itu penting.

Untuk kegiatan jemput bola ini, tenaganya dari Puskesmas. Di Kota Magelang ada 5 fasilitas kesehatan, dan dibantu dari Polri yang memiliki poliklinik yang melayani vaksinasi. Juga Rumah Sakit Tentara. (Tha)

Credits

Bagikan