Ketua KPU Bantul: Pemilos, Rawat Nilai Demokrasi di Sekolah

user
agus 16 Oktober 2021, 11:35 WIB
untitled

BANTUL, KRJogja.com - Panitia Pemilihan OSIS (PPO) SMAN 1 Piyungan menggelar debat antar calon ketua OSIS periode 2021/2022. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pendidikan dalam berdemokrasi di Indonesia. Debat diikuti tiga calon Ketua OSIS SMA N 1 Piyungan, nomor urut 1 Rahma, nomor urut 2 Maryn serta calon nomor urut 3 Kartika. Sesi debat bagian dari tahapan kampanye dalam Pemilos SMA N 1 Piyungan.

Kepala Sekolah SMA N1 Piyungan, Jumiyanto,S.Pd, MEng, Jumat (15/10) menjelaskan, jika kegiatan pemilos puncaknya dilaksanakannya pemungutan suara 21 Oktober 2021 mendatang. Pelaksanaan pemungutan suara bakal menggunakan aplikasi E-Pemilos yang disediakan Dinas Kominfo Bantul bekerjasama dengan KPU Bantul.

Pemegang hak pilih sebanyak 530 orang. Harapannya semua peserta aktif untuk memilih dan tidak terkendala dengan jaringan internet. Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menjelaskan, Pemilos merupakan bentuk pendidikan pemilih dan pendidikan dalam berdemokrasi. Artinya program Pemilos sangat bermanfaat bagi siswa. Karena siswa SMA khususnya kelas XI dan kelas XII akan jadi pemilih pemula dalam perhelatan demokrasi pemilu serentak 2024 mendatang.

Sehingga dalam pemilos siswa langsung dapat belajar menjadi penyelenggara yang professional, independen dan berintegritas. Didalam pemilos, siswa berperan sebagai pemilih, diharapkan menjadi pemilih cerdas, rasional dan bertanggungjawab.

Sementara bagi para kandidat, diharapkan mampu menerapkan kompetisi sehat, tidak saling menjatuhkan dan siap menerima semua hasil Pemilos. "Kepada kepala sekolah dan segenap guru untuk selalu merawat nilai-nilai demokrasi disekolah khususnya dengan tetap melaksanakan pemilos sebagai bentuk pesta demokrasi para siswa," ujarnya. (Roy)

Credits

Bagikan