Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan KLA Kategori Madya

user
Ary B Prass 15 Oktober 2021, 13:07 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com- Kabupaten Sukoharjo berhasil meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya Tahun 2021. Penghargaan tersebut masih sama seperti diraih tahun sebelumnya. Kabupaten Sukoharjo pada tahun berikutnya membidik bisa meraih KLA kategori Nindya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Jumat (15/10/2021)  mengatakan, Kabupaten Sukoharjo kembali meraih penghargaan KLA kategori Madya. Penghargaan tersebut sama seperti diraih pada tahun sebelumnya. Prestasi tersebut didapat berkat kerja keras dan dukungan semua pihak.

"Kabupaten Sukoharjo pada tahun ini mendapat penghargaan KLA kategori Madya dan belum bisa naik ke kategori Nindya. Ini yang jadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana agar tahun depan bisa naik mendapat penghargaan KLA kategori Nindya," ujarnya.

Pemkab Sukoharjo sangat bersyukur bisa mendapat penghargaan KLA kategori Madya tahun ini. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkat lagi tahun depan untuk mendapat KLA kategori Nindya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sukoharjo Proboningsih Dwi Danarti mengatakan, pada tahun ini Kabupaten Sukoharjo mendapat penghargaan KLA kategori Madya. Penghargaan tersebut telah diterima dan diserahkan ke Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sukoharjo mencatat Kabupaten Sukoharjo sudah lima kali mendapat penghargaan KLA dari pemerintah pusat. Penghargaan KLA pertama dengan kategori Pratama diraih pada tahun 2015, 2017 dan 2018. Kabupaten Sukoharjo kemudian kembali mendapat penghargaan KLA dengan naik kategori menjadi Madya pada tahun 2019 dan 2021.

Proboningsih menjelaskan, penilaian KLA dilakukan pemerintah pusat menggunakan lima klaster dan 26 indikator pemenuhan hak anak yang harus dipenuhi dan diampu oleh OPD terkait. Salah satu contohnya semisal pemenuhan hak anak soal akta kelahiran. Terkait hal ini maka perlu dukungan dan kerjasama dari OPD terkait yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo.

"Salah satu kendala dihadapi berkaitan dengan pemenuhan sekolah ramah anak. Sebab di Kabupaten Sukoharjo sendiri belum terdeklarasi mulai dari jenjang paling bawah PAUD dan TK, SD, SMP hingga teratas SMA/SMK," lanjutnya. (Mam)

Credits

Bagikan