KONI dan BNI Apresiasi Arkan, Peraih Perak Cabor MPI PON XX

user
danar 15 Oktober 2021, 12:30 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - KONI Kabupaten Purworejo dan Bank BNI memberikan apresiasi kepada Muhammad Arkan Baihaqi, di rumahnya Desa Somorejo Kecamatan Bagelen, Kamis (14/10/2021) malam. Muhammad Arkan merupakan atlet muda cabang olahraga Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Tengah yang berhasil meraih medali perak untuk nomor Mix Relay Threatle dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke - XX di Papua.

KONI Purworejo hadir didampingi pengurus cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Ketua KONI Purworejo Sumaryanto mengatakan, kehadirannya bertemu Arkan merupakan wujud kebanggaan karena ada atlet muda Purworejo yang mampu mengharumkan nama Jawa Tengah. "Arkan masih muda, tapi sudah mampu menorehkan prestasi unggul, meski olahraga MPI masih sebatas eksebisi dalam PON XX," ungkapnya kepada KRJOGJA.com, usai penyerahan.

Menurutnya, Muhammad Arkan Baihaqi melewati proses seleksi dan latihan yang panjang sebelum akhirnya mampu berprestasi dalam PON XX. Arkan terjaring ikut seleksi ketika cabor MPI resmi dibentuk di Purworejo.

Pelajar kelas IX SMPN Ragunan Jakarta itu terjaring dalam seleksi dan mengikuti rangkaian latihan di Purworejo. Arkan yang merupakan atlet renang, latihan lari dan menembak. "Cabang MPI yang diikuti Arkan, terdiri atas lari 800 meter, renang 50 meter, dan menembak lima sasaran maksimal 50 detik. Peraih waktu tercepat memenangkan pertandingan, jadi setiap atlet harus menguasai teknik ketiganya," tuturnya.

Muhammad Arkan Baihaqi mengatakan, latihan fisik dengan berlari keliling Kecamatan Bagelen rutin dilakukan setiap hari. "Saya sudah setahunan pulang ke Purworejo karena pandemi, tapi latihan jalan terus dan selalu dipantau sekolah. Hanya saja karena kolam renang tutup, saya menggantinya dengan lari dan latihan fisik lainnya," tuturnya.

Arkan terjaring untuk mengikuti PON karena pengurus cabang olahraga mencari atlet lari yang bisa renang. "Kebetulan saya dasarnya di renang dan sudah menguasai teknik lari, jadi tinggal mengasah kemampuan menembak dengan pistol laser, dilatih TNI Koramil Bayan," ucapnya.

Pertandingan Mix Relay Threatle, kata Arkan, berlangsung ketat. Hasilnya, tim DKI Jakarta meraih medali emas, disusul Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. "Meski dapat medali perak, tapi sudah kebanggaan bagi saya. Medali itu memotivasi saya untuk berlatih lebih giat lagi dan berprestasi di kompetisi lainnya," tegasnya.

Sementara itu, Pemimpin Jaringan dan Layanan Wilayah BNI Kanwil Yogyakarta Suryo Wikanthomo mengemukakan, pihaknya mengetahui ada remaja Purworejo yang mampu berprestasi di ajang PON XX. "Sungguh prestasi luar biasa, mengingat usia Arkan yang 14 tahun, tapi sudah bisa mengharumkan nama Purworejo dan Jawa Tengah. Tentunya kami turut bangga dan harus memberikan apresiasi," katanya.

Suryo berharap Arkan tidak mudah berpuas diri dengan prestasi yang diraihnya. "Harus menjadi penyemangat untuk terus giat berlatih untuk mendapatkan prestasi yang lebih hebat lagi di masa depan. Semoga prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi anak muda Indonesia," tandasnya.(Jas)

Credits

Bagikan