Kasus Covid Terkendali, Selter Isolasi Kota Yogya Selalu Aktif

user
danar 15 Oktober 2021, 11:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Selter terpadu untuk isolasi pasien Covid-19 di Kota Yogya selalu dalam kondisi aktif kendati pertumbuhan kasus semakin terkendali. Hal ini sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, menjelaskan terdapat dua selter isolasi terpadu yang digunakan Kota Yogya. "Tidak ditutup, masih dioperasionalkan meski satu dari dua selter tersebut tidak lagi menerima pasien," jelasnya, Kamis (14/10/2021).

Dua selter isolasi terpadu yang dioperasikan tersebut ialah Selter Tegalrejo dan Selter Gemawang. Khusus Selter Tegalrejo sudah dioperasikan sejak September 2020 lalu. Sedangkan Selter Gemawang baru dioperasikan sejak pertengahan Juli 2021.

Heroe menyebut, saat ini hanya Selter Tegalrejo yang masih terdapat pasien. Jumlahnya pun sangat sedikit yakni sekitar lima orang dari total kapasitas 84 ruang. Sementara di Selter Gemawang selama sepekan ini tidak ada pasien yang menjalani isolasi di sana. "Meski di Gemawang tidak ada pasien namun sifatnya standby. Di sana hanya dijaga oleh petugas dan Sat Pol PP," tandasnya.

Tenaga kesehatan yang sebelumnya bertugas di Selter Gemawang saat ini dikembalikan ke pos masing-masing guna membantu percepatan vaksinasi. Posisi standby tersebut, imbuh Heroe, bukan berarti dimatikan atau ditutup. Akan tetapi jika sewaktu-waktu dibutuhkan tempat isolasi maka bisa langsung digunakan kembali.

Hal ini karena setiap pasien tanpa gejala maupun bergejalan ringan, tidak diperkenankan melakukan isolasi mandiri di wilayah, melainkan harus dibawa ke selter. "Seperti pada Juli lalu ketika kasus melonjak kita kesulitan mencari tempat isolasi. Kita antisipasi itu," imbuh Heroe.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti juga memastikan tidak ada penutupan selter isolasi di tengah kasus yang semakin terkendali. Langkah ini sebagai salah satu bentuk antisipasi jika kasus kembali meningkat. "Tetap ada, tetapi sifatnya standby. Jika ada kasus di wilayah, maka akan segera ditarik ke selter. Saat Selter Tegalrejo penuh, maka akan dialihkan ke Gemawang," katanya.

Haryadi menegaskan, menambahkan penurunan kasus di Kota Yogya tidak boleh membuat masyarakat menjadi lengah sehingga melupakan protokol kesehatan dan vaksinasi.(Dhi)

Credits

Bagikan