Bupati Klaten Raih Gelar Sarjana di Universitas Widya Dharma

user
agus 12 Oktober 2021, 16:30 WIB
untitled

KLATEN, KRjogja.com - Wisuda angkatan LXXIII Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Selasa (12/10/21), cukup istimewa. Hal ini dikarenakan, salah satu dari ratusan mahasiswa yang diwisuda adalah Bupati Klaten Hj Sri Mulyani S.M. Selain itu ada juga Tri Nugroho Pujo Warono S.M (Kasubag Analisis dan Kemitraan Media Humas Pemkab Klaten), Surono S.M (Kades Karangasem), Purwono S.M (Staf Subag Umum Setda Klaten), dan Antok S.M (asisten anggota DPR RI, Sunarno.SE. M.Hum).

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr H Purwo Haryono M.Hum melaporkan, jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 390 orang. Dengan demikian, secara kumulatif, Unwidha sudah meluluskan 28.145 orang. Terdiri 1.205 orang Magister Pendidikan, 642 Sarjana Muda, 23.558 Sarjana S1, 464 Ahli Madya Diploma III, dan 2.276 lulusan program Akta Mengajar IV.

Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten, Dr H Basuki M.M mengemukakan, yayasan bertugas menyediakan anggaran Tri Dharma PT, agar pelaksanaan Tri Dharma PT di Unwidha berjalan dengan baik. Selain itu juga menjalankan tugas pengawasan dan pengembangan. “Kami selalu memikirkan kesejahteraan mahasiswa, antara lain melalui beasiswa yayasan dan peningkatan sarana prasarana,” kata Dr H Basuki.

Rektor Unwidha Prof Dr H Triyono M.Pd mengemukakan, sejak tahun 2019, Unwidha mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan. Tahun 2021, Unwidha juga menyelenggarakan PPG Prajabatan bagi para lulusan S1 yang ingin melamar menjadi guru.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani tercatat sebagai mahasiswa program S1 Jurusan Manajemen Unwidha tahun 2017. Sri Mulyani mengemukakan, kendati sudah cukup berusia dan telah menduduki jabatan strategis sebagai bupati, ia berusaha untuk tetap belajar.

Bupati memilih kuliah di Universitas Widya Dharma Klaten, mengandung pesan moral, memberi contoh pada masyarakatnya untuk mencintai potensi lokal, khususnya dalam memilih kampus untuk studi.

Menurut Bupati, wisuda merupakan refleksi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Hal itu semestinya tidak hanya dilihat sebagai seremonial rutin, melainkan harus disikapi secara arif dan bijaksana untuk melakukan koreksi proses manajerial demi kemajuan penyelenggaraan pendidikan selanjutnya. “Kesuksesan tersebut hasil kerja keras seluruh jajaran Unwidha Kabupaten Klaten Bersinar,” kata Bupati

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, seluruh perguruan tinggi di Klaten perlu menghadirkan dan meningkatkan SDM yang berkualitas, kreatif dan inovatif untuk membangun Klaten. Peran Unwidha dan para sarjana lulusanya akan sangat penting, karena mereka akan menjadi pemimpin dan pelaku pembangunan di Kabupaten Klaten dan Indonesia secara umum.(Sit)

Credits

Bagikan