Penggunaan Internet Perlu Literasi Digital

user
Ary B Prass 10 Oktober 2021, 13:57 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com- Penggunaan Internet saat ini secara signifikan mengubah gaya hidup maupun pandangan masyarakat dalam beberapa cara. Tetapi kebanyakan pengguna tidak mengetahui konsekuensinya dalam menggunakan internet "tepat penggunaan" dan "bijak dalam pemanfaatannya" menjadi dasar diperlukannya pengetahuan literasi digital.

Hal itu dikatakan Dr Ir Sapardiyono MHum sebagai narasumber pada konsolidasi organisasi Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) yang bertemakan "Menumbuhkan Literasi Digital yang Sehat dalam Keluarga", di SMK Muh 1 Wates, Sabtu (09/10/2021).

Acara yang diikuti Harian PDA, Majelis/Lembaga dalam PDA, serta Ketua dan Sekretaris PCA, menampilkan pembicara yang lain Hj Bekti Kristiani SP dan Hj Dyah Sulistyawati MPd (tentang sosialisasi hasil Tanwir dan Syiar Muktamar).

Menurutnya, berbagai saluran tak bisa lepas dari keberadaan internet. Penggunaan internet ini juga mengubah tuntutan zaman dari waktu ke waktu berlangsung cepat dan tanpa memandang apa dan siapapun atau yang dinamakan disrupsi. Disrupsi menuntut pengguna untuk melakukan perubahan sejalan dengan tuntutan teknologi, dan apabila tidak segera beradaptasi maka akan tertinggal jauh.

"Hal itu mengakibatkan efek dari pemakai internet baik itu efek positif maupun negatif. Akan tetapi kebanyakan pengguna tidak mengetahui konsekuensinya dalam memakai internet "tepat penggunaan" dan "bijak dalam pemanfaatannya" menjadi dasar diperlukannya pengetahuan literasi digital," ujar Sapardiyono yang mengingatkan pula terhadap perlindungan data pribadi, dapat dilakukan dengan tidak membocorkan data pribadi kepada pihak lain.

Sementara itu, Bekti Kristiani mengajak untuk menerapkan literasi digital sehat dalam keluarga. Yakni dengan pola asuh, meningkatkan pengetahuan orangtua, komitmen memakai teknologi digital yang sehat, menyediakan keragaman aktivitas rekreasi/kegiatan lain yang menyenangkan, dan peningkatan kepedulian masyarakat.

"Yang perlu diperhatikan pula adalah keluarga ikut mendampingi dalam penggunaan media digital sebagai sarana pengembangan literasi (keselamatan dan keamanan media digital)," ujar Bekti. (Wid)

Kredit

Bagikan