Dilaporkan Pigai, Gerakan Pro Penetapan Siap Kerahkan Pengacara Bela Sultan

user
danar 06 Oktober 2021, 19:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Gerakan Pro Penetapan siap mengerahkan pengacara untuk membela Sri Sultan Hamengku Buwono X, Raja Kraton Yogyakarta yang juga Gubernur DIY menyusul dilaporkannya junjungan masyarakat Yogyakarta tersebut ke Bareskrim Polri oleh Natalius Pigai yang dilaporkan sebagai pelaku rasis.

"Kita siap mengerahkan sejumlah pengacara untuk membela Ngarso Dalem Sri Sultan HB X yang dilaporkan ke Bareskrim Polri sebagai pelaku rasis oleh Natalius Pigai," ungkap penggagas Gerakan Pro Penetapan, Gandung Pardiman dalam keterangan persnya, Rabu (6/10/2021).

Seperti telah diberitakan sebelumnya usai dipolisikan atas dugaan rasisme, Natalius Pigai eks Komisioner Komnas HAM mengancam akan melaporkan Sultan HB X serta tokoh lainnya ke Polri atas sangkaan sebagai pelaku rasis. Natalius Piga setelah ditangkap menggertak akan melaporkan Presiden Jokowi, Sultan HB X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah tokoh lainnya ke Bareskrim Polri sebagai pelaku rasis.

Sebagai rakyat Yogyakarta, Gandung Pardiman mengaku terketuk hatinya untuk membela Sultan HB X. Gandung mengatakan, dirinya sebagai penggagas Gerakan Pro Penetapan yang dahulu diresmikan langsung oleh Sultan HB X bersama mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung yang disaksikan 150.000 rakyat Yogyakarta di Alun-alun Utara Yogyakarta pada 29 Juni 2008.

Gerakan Pro Penetapan ini diluncurkan untuk mendukung penetapan kembali Raja Kasultanan Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Adipati Pakualaman KGPAA Paku Alam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Slogan yang terkenal waktu itu 'Sultanku Gubernurku'.

"Kami siap berjuang untuk membela kehormatan Sultan," tegas Gandung Pardiman yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Sementara itu saat ditemui sejumlah wartawan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak akan menanggapi masalah tersebut karena tidak tahu duduk permasalahannya. Raja Yogyakarta tersebut juga meminta kepada masyarakat Yogyakarta untuk tenang, menahan diri dan jangan mereaksi ancaman Natalius Pigai tersebut. (Dev)

Credits

Bagikan