Wawali Semarang Bangga Kampung Batik Dikenal Mancanegara

user
Ary B Prass 03 Oktober 2021, 20:07 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Wakil Walikota Semarang Hj Hevearita G Rahayu merasa bangga berada di Kampoeng Djadoel Kampung Batik Semarang, Minggu (3/10/2021) untuk memperingati Hari Batik Nasional. Di kampung tersebut sedang digelar Festival Tapis Batik (Tatik) Budayo, yang merupakan karya kolaborasi Tapis Lampung dengan Batik Semarangan.

Mbak Ita, panggilan akrab Hevearita datang disambut para mahasiswa dan mahasiswi asal Lampung yang ikut memprakarsai acara tersebut. Dia mendapat pengalungan tapis sebagai tanda kehormatan dan langsung mendapat penjelasan seputar relief patung sejarah batik nusantara oleh Ign Luwiyanto, penggerak seni Kampoeng Djadoel.

"Saya merasa bangga bisa berada di tengah-tengah destinasi pariwisata Kampoeng Djadoel yang ada di Kampung Batik ini. Kampung ini kini menjadi ikon kampung tematik batik karena memang sejarahnya Batik Semarangan dari sini. 5 tahun lalu belum seperti ini, tapi sekarang saya lihat begiti dikenal sampai manca negara dan banyak dikunjungi wisatawan. Di kampung ini juga menjadi tempat jujugan siapa saja yang mau belajar membatik," ungkap Mbak Ita.

Festival Tapis Budayo menurut Mbak Ita merupakan kolaborasi seni budaya yang sangat baik. Silaturahmi seni budaya antara Lampung dengan Semarang menurutnya bisa menjadi inspirasi daerah lain di nusantara.

"Tentu ini Kan memberi pengalaman positif bagi kedua daerah. Saya pun jadi tahu batik corak Lampung," kata Mbak Ita.

Festival dimeriahkan dengan membatik kain sepanjang 12 meter dengan gambar corak Lampung dan Semarangan. Wakil Walikota juga ikut nyanting bersama para mahasiswa dan warga.

Ign Luwiyanto, penggerak seni Kampoeng Djadoel Kampung Batik mengaku kehadiran para mahasiswa Lampung ke Kampung Batik menjadi support tersendiri.

"Ini justru menjadi ajang saling bertukar pengalaman dan belajar. Semoga ke depan menyusul daerah lain," ungkap Luwiyanto. (Cha)

Credits

Bagikan