Inflasi Beri Ekspektasi Positif Perbaikan Ekonomi DIY

user
Ary B Prass 03 September 2021, 13:47 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Konsumsi masyarakat di DIY cenderung meningkat sehingga mengalami peningkatan inflasi pada Agustus 2021. Rata-rata harga di DIY tercatat naik 0,04 persen (mtm) dan secara tahunan 1,78 persen (yoy). Dengan demikian, inflasi secara akumulasi hingga Agustus 2021 mencapai 1,05 persen (ytd), tertinggi kedua di Jawa setelah Provinsi Jawa Timur yang mencapai 1,33 persen (ytd). Kenaikan inflasi di tengah masa pandemi yang relatif terjaga ini menjadi indikasi positif bagi perekonomian DIY yang terus menunjukkan peningkatan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Miyono mengatakan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali mulai menunjukkan dampak positif terhadap upaya menekan laju penyebaran Covid-19, baik di level nasional maupun DIY. Kasus penyebaran Covid-19 di DIY diperkirakan telah melewati puncak gelombang kedua.

"Apabila tren positif ini terus berlanjut, tingkat kematian dan kesehatan masyarakat akan membaik, sehingga kami memperkirakan dalam waktu dekat DIY akan lepas dari PPKM Level 4. Semakin membaiknya aspek kesehatan setelah PPKM diberlakukan berdampak positif terhadap perbaikan perekonomian DIY," ujarnya di Yogyakarta, Jumat (3/9/2021).

Miyono menyampaikan kenaikan inflasi tidak terlepas dari perbaikan ekspektasi, yang berdampak pada meningkatnya permintaan masyarakat sebagaimana tercermin dari meningkatnya inflasi inti. Hal ini terkonfirmasi dari hasil Survei Konsumen BI yang mencatatkan kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen dari 77,3 pada Juli 2021 menjadi 90,7 pada Agustus 2021.

" Ekspektasi pemulihan ekonomi dan potensi dibukanya pembelajaran tatap muka baik untuk Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah dalam waktu dekat juga turut mendorong inflasi di sektor pendidikan," katanya.

Untuk menjaga inflasi agar berada pada levelnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY terus berupaya untuk menjaga stabilitas supply dan demand, sehingga harga kebutuhan pokok tetap terjaga. TPID DIY juga terus menjaga agar kelancaran arus barang tidak terganggu selama masa PPKM dan menjaga stabilitas harga produk khususnya di tingkat petani

" Melihat perkembangan terkini dan berbagai upaya stabilisasi yang dilakukan TPID, BI meyakini capaian inflasi DIY dalam 4 bulan kedepan hingga akhir 2021, masih berada pada batas bawah dari target sasaran yang ditetapkan yakni 3±1 persen (yoy). Dengan demikian pertumbuhan riil ekonomi DIY pada 2021 diperkirakan tetap terjaga positif," jelasnya.

Untuk itu, Miyono memastikan aspek kesehatan masyarakat agar tetap terjaga baik menjadi sangat penting. Dalam konteks ini, meski penyebaran Covid-19 dalam tren menurun, namun pembukaan aktivitas masyarakat harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi perlu dipercepat karena ini menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. "Apabila aspek kesehatan masyarakat dapat terus terjaga baik, maka kami meyakini ekonomi DIY akan segera pulih," imbuhnya. (Ira) 

Kredit

Bagikan