Sekaligus Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Menkop: Koperasi Alternatif Pembiayaan UKM di Tengah Pandemi

user
Ary B Prass 29 Agustus 2021, 19:47 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJogja.com - Salah satu upaya pemulihan ekonomi, Kementerian Koperasi dan UKM akan memberikan bantuan penguatan modal kerja bagi koperasi, UKM serta usaha kecil perorangan terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, sampai saat ini struktur ekonomi Indonesia masih didominasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak pembiayaan gagal mendorong UMKM meningkatkan kelas usahanya, disebabkan pembiayaan hanya cukup untuk modal kerja tapi tak cukup untuk mengembangkan kapasitas usaha atau produksi bahkan sampai terjerat rentenir guna mencukupi pembiayaannya.

"Sehingga kami menawarkan pada bupati. Kalau ada koperasi yang mau dibantu lewat Lembaga Pengelola Dana Bergulir kami persilahkan, mudah-mudahan dengan hadirnya pembiayaan koperasi, masyarakat dimudahkan," katanya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (28/8/2021).

Sebelum dialog dengan Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo, Wabup Fajar Gegana, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Dra Hj Sri Hermintarti di kantor bupati setempat, Kompleks Pemkab Kulonprogo. Menteri Teten menyempatkan diri meninjau pelaksanaan vaksinasi yang diadakan Kementerian Koperasi dan UKM RI di Taman Budaya Kulonprogo (TBK), Pengasih.

Ditegaskan, modal kerja untuk penguatan koperasi ditengah pandemi berjalan baik, koperasi tersebut bisa menjadi alternatif pembiayaan usaha mikro di Indonesia, mengingat jumlahnya cukup besar. Pihaknya berharap melalui koperasi simpan pinjam bisa menjadi mitra usaha mikro untuk mendapatkan pembiayaan.

"Rentenir memberi pinjaman tanpa agunan tapi dengan bunga mencekik, oleh karena itu kami melihat koperasi sebagai alternatif ditengah pandemi sekarang banyak bank tidak bisa memberi pinjaman lagi. Kami sedang mengusulkan untuk usaha yang tidak bisa minta tambah bank bisa lewat koperasi simpan pinjam," ujarnya.

Tentang percepatan vaksinasi bagi pelaku usaha, Teten menilai sangat bagus dan penting untuk pemulihan ekonomi. "Pertumbuhan pemulihan ekonomi terkait erat dengan tingkat partisipasi masyarakat didalam vaksinasi, semakin banyak yang divaksin pertumbuhan ekonominya lebih baik," tutur Teten.

Bupati Sutedjo menyambut baik program pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19, baik melalui bantuan pembiayaan modal kerja maupun percepatan vaksinasi bagi pelaku usaha.

"Melalui penguatan modal setidaknya motivasi bagi pedagang yang sempat jadi korban praktek ilegal berkedok koperasi, agar lebih paham dan sadar bahwa apa yang telah dilakukan adalah merugikan diri sendiri, keluarga maupun kelompoknya," kata bupati.

Dengan pemahaman tersebut maka jika pelaku UMKM menginginkan modal untuk usahanya bisa menjadi anggota koperasi yang sudah berbadan hukum, sehingga hak dan kewajibannya bisa dipertanggungjawabkan.  (Rul)

Kredit

Bagikan