Setahun Lebih Tim Kamboja Tidak 'Salin'

user
danar 27 Juli 2021, 19:10 WIB
untitled

SUDAH setahun lebih Tim Kamboja Kalurahan Donoharjo Ngaglik Sleman berkiprah dalam menangani korban Covid-19, baik melakukan pemakaman bagi yang meninggal maupun membawa ke rumah sakit bagi yang sakit. Meski begitu, alat pelindung diri atau APD yang dikenakan para relawannya tidak pernah ganti. Setelah dipakai langsung dicuci dan sewaktu-waktu dibutuhkan dipakai lagi.

"Kami mulai berkiprah pada 15 Mei 2020. Untuk membantu penanganan korban Covid-19 ini kami hanya memiliki 9 unit APD," kata Hendi Sutami, relawan Tim Kamboja sambil menunjukkan APD warna oranye yang selama ini dikenakan.

"Karena itu kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para pembaca KR atas bantuan berupa APD ini," tambahnya saat Tim Dompet 'KR' menyerahkan 25 unit APD di Posko Kamboja Kompleks Balai Desa Donoharjo, Selasa (27/7/2021).

Didamping sejumlah relawan dan aparat kelurahan, Hendi menjelaskan Tim Kamboja selalu siap melakukan kegiatan kemanusiaan terkait Covid-19. Khusus Tim Kamboja sendiri terdiri 12 personel. Sedang sekarang ditambah Tim Pemulasaran beranggotakan 4 orang. "Selama 24 jam kami on call," tambahnya.

Pada kesempatan kemarin Tim Dompet 'KR' juga menyerahkan bantuan APD ke Klinik Pratama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pakem, yang diterima dr Novi Kharisma Yulia. Menurut dokter umum ini, APD yang diterima akan digunakan saat memberikan layanan sehari-hari kepada masyarakat. "Kita dalam memberikan layanan menerapkan prokes ketat. Karena itu perlu APD setiap hari, sehingga adanya bantuan bisa untuk ganti," katanya.

Bantuan yang sama juga diberikan kepada SAR Linmas Kaliurang, yang sejak 4 Juli lalu aktif melakukan pemakaman korban Covid-19. Menurut Kiswanta (Koordinator), sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pemakaman sebanyak 31 kali. Sedang yang dibantu umumnya masyarakat wilayah Sleman utara (Turi, Pakem, cangkringan). Terkait hal ini pihaknya selalu koordinasi dengan BPBD Sleman.

"Kami membentuk Regu Pemakaman karena prihatin jumlah kematian selama ini cukup banyak. Bahkan di RSUP Dr Sardjito sampai puluhan yang tidak segera diurai. Ternyata adanya Regu Pemakaman ini mendapat respons positif. Saat ini tim kami juga sedang melakukan pemakaman," kata Kiswanta.

Ditambahkan, SAR Kaliurang memiliki 44 personel relawan. Untuk pemakaman ada 4 regu, masing-masing beranggotakan 7 orang. Lainnya antara lain bertugas di zona dekontaminasi.(Fie)

Kredit

Bagikan