Gerilya BIN Sebar Vaksin Terus Berlanjut, Warga Cianjur Jadi Sasaran

user
Ary B Prass 25 Juli 2021, 18:05 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Badan Inteligen Negara (BIN) terus bergerak melakukan vaksinasi dan pemberian bantuan sembako untuk warga di berbagai wilayah Indonesia. Minggu (25/7/2021), BIN bergerak serentak ke tujuh wilayah Cianjur Jawa Barat, Banten, Jateng, Riau, Kaltim, Sulsel dan Jatim.

Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan mengatakan pihaknya mempersiapkan 15 ribu vaksin dan 15 ribu sembako untuk warga masyarakat. Vaksinasi terus diupayakan untuk melindungi masyarakat dari keparahan dampak kesehatan virus Corona.

“Kami terus bergerak, saat ini tiba di Cianjur yang masuk ke zona merah penularan Covid. Hari ini 15 ribu vaksin dan bansos serta vitamin yang diberikan secara Door to Door berlangsung di tujuh provinsi secara serentak. Selain di Cianjur Jawa Barat, kegiatan ini juga berlangsung di Banten, Jateng, Riau, Kaltim, Sulsel dan Jatim,” ungkap Budi melalui rilis tertulis yang diterima KRjogja.com.

Tujuh provinsi menjadi sasaran kali ini meliputi Jawa Barat (seluruhnya di Kab. Cianjur), Banten (Kab. Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Ponpes : Kab. Lebak, dan Bansos : Kab. Lebak), Jawa Tengah (seluruhnya di Kab. Banjarnegara), Riau (Kab. Pelalawan & Kota Pekanbaru, Ponpes : Kota Pekanbaru, Bansos : Kota Pekanbaru), Kalimantan Timur (Kab. Passer, Ponpes : Kab. Kutai Kartanegara, Bansos : Kab. Passer), Sulawesi Selatan (Kab. Gowa, Ponpes : Kab. Gowa, Bansos : Kota Makassar), dan  Jawa Timur (seluruhnya di Kab. Sidoarjo).

“Sedangkan khusus wilayah Cianjur, vaksinasi diberikan kepada siswa pelajar tingkat MTS dan MA di Yayasan Madrasah Tanwiriyyah juga sekaligus untuk vaksin dan bansos diberikan secara Door to Door kepada warga Kabupaten Cianjur. Ada tiga lokasi vaksinasi Door to Door di Cianjur, pertama lokasi Door to Door, Vaksin Massal, dan pemberian bansos RT.4 RW.5, Desa Sukasari, Kec. Karang tengah, Kab. Cianjur. Kedua, lokasi Door to Door, di RT.03 RW.05, Kp Cisalak Hilir, Desa Cisalak, Kec. Cibeber, Kab. Cianjur, dan lokasi Door to Door, di RT.4 RW.5, Desa Sukasari, Kec. Karang tengah, Kab. Cianjur,” sambung Budi.

Budi Gunawan menegaskan, kegiatan tersebut dilakukan atas perintah presiden sebagai upaya pengendalian penularan Covid. Di sisi lain, BIN terus mengkampanyekan taat prokes 5 M, dengan harapan proses belajar mengajar baik tatap muka atau dikombinasi dengan sistem belajar online dapat segera diterapkan.

“Tentunya prorgam vaksinasi ini dilandaskan pada pendekatan ilmiah, kemanjuran dan keamanan telah melewati berbagai jenis uji. Oleh karena itu diharapkan mampu memutus mata rantai penularan, memperkecil risiko klaster keluarga, dan mengurangi risiko fatal (kematian) jika terinfeksi Covid-19,” tegas Budi.

Dalam setiap kesempatan, BIN juga berupaya mengingatkan masyarakat untuk tak terpancing ucapan bukan ahli yang bermunculan di media sosial. “Covid ini nyata, sudah memakan banyak korban bukan hanya di Indonesia. Semua harus proaktif untuk divaksin, minimal tercegah dari kematian dan memperbesat kemungkinan sembuh,” pungkasnya. (Fxh)

Kredit

Bagikan