PJU Dipadamkan Ditengah PPKM Darurat, Ini Tujuannya

user
danar 09 Juli 2021, 22:10 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Aliran listrik sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di Sukoharjo diputus. Pemadaman lampu sengaja dilakukan dibeberapa titik keramaian demi mencegah terjadinya kerumunan massa ditengah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona. Kondisi tersebut membuat sebagian wilayah menjadi gelap saat malam hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Jumat (9/7/2021) mengatakan, Pemkab Sukoharjo mengambil kebijakan memutus sementara aliran listrik sejumlah PJU ditengah pemberlakuan PPKM darurat virus Corona. Pemadaman lampu dimulai pada 7 Juli lalu atau lima hari sejak pertama kali PPKM darurat virus Corona diberlakukan 3 Juli.

Keberadaan PJU yang masih menyala dijadikan sumber tempat warga berkerumun. Keramaian tersebut dilarang karena rawan terjadi penularan virus Corona ditengah upaya pemerintah menurunkan angka kasus dengan memberlakukan PPKM darurat.

Aliran listrik PJU yang sengaja diputus membuat lampu padam dan kondisi menjadi gelap. Kondisi tersebut diharapkan membuat warga menjauh dan tidak terjadi kerumunan massa.

Beberapa titik PJU yang dipadamkan dengan pemutusan sementara aliran listrik seperti di simpang lima dalam kota, Alun Alun Satya Negara, kawasan Patung Pandawa Solo Baru, Grogol. "Lokasi tersebut sering ditemukan keramaian. Ada kerumunan warga dan pusat pedagang kaki lima (PKL) kuliner. Jadi PJU dipadamkan ditengah pemberlakuan PPKM darurat virus Corona," ujarnya.

Dishub Sukoharjo berharap warga memilih menghabiskan banyak waktu di rumah saja. Sebab keramaian diluar dikatakan Toni justru akan menimbulkan kerawanan penularan virus Corona. Jalur ramai kegiatan menjadi sasaran pemadaman PJU dan juga patroli penegakan disiplin masyarakat. Petugas memastikan sudah tidak ada kegiatan setelah pukul 20.00 WIB.

"Pemkab Sukoharjo terus berusaha menekan angka kasus virus Corona ditengah pemberlakuan PPKM darurat. Selain pemadaman PJU, juga dilakukan penyekatan jalan disejumlah wilayah untuk mengurangi mobilitas masyarakat," lanjutnya.

Toni Sri Buntoro mengatakan, penyekatan jalur ditengah pemberlakuan PPKM darurat virus Corona dilakukan dengan cara menutup sementara akses sejumlah jalan. Penutupan dilakukan dengan memasang barikade agar masyarakat yang akan melintas mengalami kesulitan. Kendaraan diharapkan tidak bisa melintas sehingga menekan mobilitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lain sehingga meminimalisir kerawanan penyebaran virus Corona.

Dishub Sukoharjo terus melakukan evaluasi penyekatan jalur ditengah pemberlakuan PPKM darurat virus Corona bersama pihak terkait lain. Hasil evaluasi diputuskan penutupan jalan diperluas disejumlah wilayah. Keputusan tersebut diambil karena penyekatan efektif menekan mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut nantinya diharapkan berdampak baik dengan menekan angka kasus positif virus Corona.

"Penentuan penyekatan jalur dilakukan berdasarkan prioritas kepadatan kegiatan bisnis maupun masyarakat," ujarnya.

Toni mencontohkan penyekatan jalur tersebut seperti di Solo Baru, Grogol, batas kota dan Jalan Veteran Sukoharjo. Dilokasi tersebut dipasang barikade oleh petugas sebagai tanda penutupan akses jalan. Masyarakat diharapkan tidak memaksakan diri melintas dan diminta mengurangi mobilitas di luar rumah.

"Kendaraan disekat dan diarahkan menjauh dari kawasan kota. Penyekatan dimaksudkan sebagai bentuk pengendalian mobilitas masyarakat untuk menekan angka kasus positif virus Corona ditengah pemberlakuan PPKM darurat," lanjutnya.

Toni menambahkan, Dishub Sukoharjo juga melakukan penyekatan dibeberapa ruas jalan lain secara situasional. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan usaha yang masih mendapat kelonggaran berkegiatan ditengah pemberlakuan PPKM darurat.

Penyekatan disejumlah ruas jalan selain dilakukan pemasangan barikade juga dijaga petugas dari tim gabungan. Penjagaan dilakukan untuk memantau mobilitas masyarakat sekaligus melihat kepatuhan selama pemberlakuan PPKM darurat.

"Petugas jaga juga memantau terkait pergerakan mobilitas orang atau kendaraan dari luar daerah masuk ke Sukoharjo," lanjutnya.

Toni menambahkan, Dishub Sukoharjo meminta pada masyarakat patuh dengan tetap tinggal di rumah. Sebab mengurangi mobilitas di luar dapat membantu pemerintah menekan kerawanan penyebaran virus Corona. (Mam)

Kredit

Bagikan