Pemda DIY Pastikan Keamanan Pasokan Bahan Pokok Selama PPKM Darurat

user
danar 05 Juli 2021, 23:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan hingga distribusi bahan pokok pangan aman dan lancar selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali mulai Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli 2021. Upaya tersebut diwujudkan dengan menerjunkan tim monitoring ketersediaan pasokan, distribusi dan pemantauan harga bahan pangan pokok baik d pasar rakyat maupun di supermarket atau swalayan di DIY.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Apriyanto melaporkan dari hasil pemantauan perkembangan harga maupun ketersediaan pasokan bahan pangan pokok masih aman dan mencukupi memasuki hari ketiga PPKM Darurat di DIY. Selain itu, keterjangkauan harga bahan pangan pokok pun masih terjaga dan hampir dipastikan harga secara keseluruhan masih stabil sampai saat ini. Tidak terkecuali, distribusi khususnya yang mendatangkan atau mengirimkan komoditi bahan pangan dari dalam maupun ke luar DIY juga masih terjaga.

"Kita melakukan monitoring ketersediaan pasokan dan pemantauan harga baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Dari hasil laporan, setidaknya total ada 344 pasar tradisional di DIY dengan rincian 169 pasar rakyat dan 175 pasar desa yang terdata per Juli 2021 ini," tandasnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Senin (5/7/2021).

Menurut Yanto, meskipun masih terjadi fluktuatif harga pada beberapa komoditi bahan pangan pokok di DIY, khususnya pada daging ayam broiler namun masih dibawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah.Disperindag DIY juga telah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) perihal ketersediaan dan harga bahan pangan pokok secara nasional dalam kondisi aman.

"Pengunjung pasar tradisional maupun supermarket berkurang kurang lebih 50 persen dari biasanya saat ini. Hal ini disebabkan mobilitas masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk bisa menahan diri untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak dari pantauan di lapangan selama PPKM Darurat," terangnya.

Pemda setempat telah memberlakukan aturan buka tutup tempat tempat usaha perdagangan untuk pasar tutup lebih awal dan pusat perbelanjaan/mal tutup sementara sesuai surat edaran atau instruksi yang dikeluarkan oleh Pemkab/Pemkot se-DIY menyikapi kebijakan PPKM Darurat tersebut.

"Kami tetap menghimbau agar masyarakat tidak perlu ada panik buying karena persediaan bahan pokok maupun akses perdagangan tidak ada hambatan dan kondisi aman. Sedangkan toko-toko dan pasar masih buka hanya saja jam buka dan tutup diatur," pungkas Yanto.(Ira)

Kredit

Bagikan