PPKM Darurat di Pati, Mantenan Hanya Dihadiri 10 Orang Saja

user
danar 03 Juli 2021, 06:10 WIB
untitled

PATI, KRJOGJA.com - Selama pelaksanaan PPKM darurat, maka serimonial ijab qobul (mantenan) di KUA maksimal bakal dihadiri hanya 10 orang saja. Selain itu, moda transportasi dibatasi diisi hanya maksimal 70 persen.

"Tempat pariwisata, hiburan malam karaoke harus tutup. Apabila bandel, akan langsung ditutup," demikian ditegaskan Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi, Jumat (2/7/2021).

Bupati Haryanto menyebutkan, penerapan PPKM Darurat, diantaranya masalah sektor perkantoran non esensial Work From Home (WFH) 100 persen, sektor esensial Work From Office (WFO) 50 persen, pendidikan dilaksanakan secara daring, supermarket buka maksimal sampai jam 19.00 WIB, untuk swalayan ditutup sementara, begitu juga tempat ibadah.

"Untuk pasar karena merupakan aktivitas perekonomian masyarakat, akan dibatasi sampai jam 12.00 WIB," imbuhnya.

Pelaksanaan PPKM Darurat ini tampaknya akan dimaksimalkan oleh Pemkab Pati. Pasalnya hingga kini kasus Covid di Pati masih saja terus naik dan sulit tertangani. Pemkab Pati juga berjanji bakal bersikap tegas, dengan memperingatkan warganya untuk patuh dengan semua aturan yang berlaku, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. (Cuk)

Kredit

Bagikan