Kemenag Canangkan Jatimulyo Sebagai Kalurahan Sadar Kerukunan

user
Ary B Prass 30 Juni 2021, 18:05 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJogja.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulonprogo mencanangkan Kalurahan Jatimulyo Kapanewon Girimulyo sebagai Desa Sadar Kerukunan. Pencanangan sebagai upaya mempertegas komitmen bersama untuk menjaga kerukunan tersebut berlangsung di balai kalurahan setempat, Rabu (30/6/2021).

Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo HM Wahib Jamil S Ag MPd mengatakan, pencanangan atau deklarasi desa sadar kerukunan merupakan bentuk komitmen antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini merupakan bentuk perjanjian sosial, pemahaman bersama untuk tertib sosial.

"Jatimulyo memiliki keragaman agama, pencanangan bukan dalam upaya rekonsiliasi konflik tapi sebagai upaya mempertegas komitmen bersama untuk menjaga kerukunan," kata Wahib.

Menurutnya, eksistensi masjid, gereja dan pura dalam satu kompleks di Kalurahan Jatimulyo adalah simbol kerukunan dan menjadi infrastruktur untuk membangun toleransi. Tidak pernah ada catatan konflik dalam pengelolaan tiga rumah ibadah yang saling berhadapan tersebut.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan mengatakan, seluruh masyarakat punya kewajiban menjaga kerukunan untuk tujuan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Negara hendaknya dibangun dengan kerukunan dan toleransi beragama dari seluruh masyarakat. Dalam menjaga kerukunan perlu menggali budaya-budaya lokal guna membangun dan mempertahankan kerukunan antarumat beragama," ujarnya.

Bupati Sutedjo mengapresiasi program Kemenag tersebut. Kesadaran pemerintah dalam merawat kerukunan perlu diapresiasi tapi kesadaran pemerintah saja tidak cukup. Perlu peran aktif masyarakat agar program dan pendekatannya tidak terkesan top down.

"Pelibatan masyarakat penting, karena mereka yang paling mengerti konteks wilayah, yang paling merasakan manisnya kerukunan, dan juga yang paling merasakan dampak secara langsung apabila kerukunan itu hilang," ungkap Sutedjo. (Rul)

Credits

Bagikan