Tausiah MUI-LDII DIY Turut Bina Persatuan dan Kesatuan Bangsa

user
Ary B Prass 13 Juni 2021, 23:45 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pengurus Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY mengikuti tausiah kebangsaan yang disampaikan oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Pusat, Minggu (13/6/2021). Acara diselenggarakan secara bauran mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19.

Studio utama berada di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri Jawa Timur. Adapun studio DPW LDII DIY bertempat di Grha Cendikia, Maguwoharjo Depok Sleman. Selama acara berlangsung, protokol kesehatan diterapkan, seperti saat berada di dalam ruang studio tempat duduk diatur berjarak sesuai standar yang ditentukan.

Tausiah Kebangsaan DP MUI disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DP MUI Pusat Dr KH Marsudi Syuhud MA. Turut mendampingi Wakil Sekjen DP MUI Arif Fahrudin MAg, Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan DP MUI Prof Dr H Firdaus Syam MA, Sekretaris Dr Ali Abdillah.

KH Marsudi membekali lebih dari 5.000 ulama, pengurus LDII dan MUI, baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia mengenai praktek berbangsa dan bernegara yang benar.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum DPP LDII Ir KH Chriswanto Santoso MSc mengemukakan pentingnya menjalin silaturahim. Dengan silaturahim itu, para tokoh agama bisa turut memikirkan bangsa dan negara sebagai kontribusi untuk menjadikan Indonesia negeri yang makmur penuh rahmat dari Allah SWT.

"Tausiyah ini jadi penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, agar ukhuwah wathoniyah juga kuat, dan ketiga ukhuwah basariyah terjaga. Para pendiri bangsa mendirikan negeri ini atas perbedaan yang tak bisa dihindari, dan para ulama menjadi motor penggerak perjuangan. Dari perbedaan itu, justru kita menyatu," ujar KH Chriswanto.

Seusai acara, Sekretaris Umum MUI DIY KH KRT Ahmad Muhsin Kamaludiningrat dan Sekretaris MUI Kabupaten Sleman, KH Wiratno SE MM yang hadir luring di studio DPW LDII DIY turut memberikan pembekalan. Semua warga LDII diajak untuk menyambung, menjaga dan memelihara hubungan dengan Allah. Juga selalu menjaga persaudaraan dan persatuan.

"Kita harus bersatu, dengan apa? Yaitu dengan bersilaturahmi, bersilaturahim," jelas KH Muhsin. Tampak hadir menyimak Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII Dr H Ardito Bhinadi SE MSi, Komisi Pemberdayaan Ekonomi MUI DIY H Surono SE, Pengurus Harian dan Ketua Departemen DPW LDII DIY, dan Pengurus Harian DPD Sleman, serta Pengasuh Pondok Pesantren LDII se-Yogyakarta.

Sementara itu menurut KH Wiratno, menjaga persaudaraan, membina persatuan dan kesatuan bangsa merupakan prinsip dari Pancasila. Lebih lanjut KH Wiratno menyampaikan pula rasa puasnya kepada LDII. Pengurus LDII telah berhasil menjalin hubungan baik dengan MUI. Bahkan manfaat sumbangsih LDII sudah dirasakan. "Pengurus LDII sangat aktif membantu kepengurusan MUI Sleman," ungkapnya.  (Dev)

Credits

Bagikan