Kadin DIY Fokus Wujudkan UMKM Naik Kelas

user
agus 30 Mei 2021, 20:15 WIB
untitled

SLEMAN, KRjogja.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengharapkan Kadin DIY termasuk Kadin Kabupaten/Kota se-DIY semakin kokoh dan kuat di masa pandemi Covid-19. Sebab DIY telah menjadi semacam barometer bagi perekonomian di Indonesia yang sangat identik dengan keunggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diperkuat potensi Sumber Daya Manusia (SDM), industri pariwisata dan industri kreatif.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah Anindya Bakrie mengatakan lembaga edukasi di DIY sangatlah kuat sehingga potensi SDM-nya sangatlah unggul di tanah air. Jika DIY bangkit di masa pandemi, maka SDM yang dihasilkan bisa semakin berkualitas termasuk untuk memperkuat UMKM.

"DIY mempunyai industri pariwisata yang hebat dan sejarah yang panjang. Jika kita bisa memastikan DIY kembali bisa dikunjungi wisatawan dengan nyaman karena vaksnasi Covid-19 telah digelontorkan, ini akan membawa wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) kedepannya," ujarnya usai resmi mendaftarkan diri maju dalam bursa pemilihan Calon Ketua Kadin Indonesia di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu sore (29/5).

Anin menyampaikan seiring bangkitnya industri kepariwisataan inilah yang akan menggerakkan kembali perekonomian DIY. Selain itu, industri kreatif di DIY pun akan ikut bergerak sehingga berbicara DIY itu sangatlah lengkap karena disinilah lahir pelaku-pelaku industri maka tepat dijadikan suatu barometer.

"Sekarang yang dibutuhkan adalah instrumen yang berjalan yaitu pelaku usaha yang tergabung dalam wadah Kadin dan kesekretariatan yang tengah dibangun Kadin DIY serta Kadin Kabupaten/Kota. Kami pun mendukung penguatan kelembagaan Kadin daerah karena lembaganya kuta maka Kadin lebih kuat," tandasnya.

Selain itu, Anin mendorong peningkatan pendidikan vokasional dan dibuat bukan saja melek digital tapi kompetitif secara digital guna memperkuat UMKM di DIY. Melalui berbagai upaya penguatan potensi-potensi tersebut diharapkan UMKM di DIY bisa naik kelas dan maju bersama Kadin.

"Jadi hal inilah yang mungkin kami akan tekankan. Pendidikan vokasional dan mengedepankan pariwisata dan industri kreatif sehingga cepat-cepat UMKM bisa naik kelas dan bisa maju bareng. Karena bagaimanapun juga kan jumlah UMKM paling banyak," tambahnya.

Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi menyatakan pihaknya terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM baik yang bergerak industri pariwisata maupun industri kreatif di DIY meski di tengah kondisi pandemi. Pariwisata di DIY sudah tidak bisa seperti dulu, sehingga harus berinovasi melahirkan ide-ide kreatif dengan melek digital untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi.

"Perkembangan teknologi digital sudah tidak terbendung lagi, UMKM bisa memanfaatkan sarana-saran digital ini baik untuk penjualan hingga transaksi pembayarannya. Semisal menciptakan promosi-promosi pariwisata dan industri kreatif yang bisa mendatangkan uang jadi tidak hanya sekedar mengunggah informasi semata tetapi bisa mendatangkan pemasukan, karena semua harus berubah dengan adanya pandemi ini," tuturnya.

GKR Mangkubumi mengaku sebelumnya pihaknya belum fokus untuk memperkuat digitalisasi, kini pihaknya berusaha memperkuat agar UMKM di DIY bisa melek digital. Dengan harapan dengan melek digital inilah, UMKM di DIY bisa benar-benai segera naik kelas sebab pihaknya harus merubah strategi untuk mempromosikan apapun produk-produk UMKM lebih luas.

"Bagi anggota Kadin yang sudah sukses jadi dari Kadin untuk Kadin, mereka kami minta memberikan pelatihan kepada para UMKM berkolaborasi dengan bidang lain. Jadi kita benar-benar memberdayakan potensi yang ada agar mampu mewujudkan UMKM di DIY bisa naik kelas," pungkasnya. (Ira)

Kredit

Bagikan