Dispar DIY Kemas 25 Paket Khusus, Bidik Wisatawan Lokal

user
tomi 23 Mei 2021, 12:43 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Pariwisata (Dispar) bersama segenap pelaku industri di DIY siap menjual setidaknya 25 paket wisata dalam aplikasi Visiting Jogja mulai Juli 2021 mendatang. Paket wisata yang berkualitas tersebut dikemas dalam program travel corridor maupun staycation yang mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) dengan pangsa pasar yang dibidik wisatawan lokal

"Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman industri pariwisata di DIY untuk usulan-usulan paket khusus dengan melihat kembali segmen pasar wisatawan di masa pandemi Covid-19 ini. Segmen pasar yang paling potensial ternyata adalah wisatawan lokal dan ini adalah salah satu cara agar tetap bisa menggerakan industri," ujar Kepala Bidang Pemasaran Dispar DIY Marlina Handayani di Yogyakarta, Minggu (23/5).

Marlina menegaskan melihat dinamika perkembangan pandemi saat ini, segmen market wisatawan yang lebih aman dibidik adalah wisatawan lokal atau masyarakat DIY sendiri. Lebih spesifik lagi, pihaknya akan mengoptimalkan potensi sasaran wisatawan lokal dari lingkungan ASN karena yang lebih settle.

"Paket yang ditawarkan adalah paket-paket yang lebih kepada pariwisata yang berkualitas atau quality tourism. Artinya wisatawan dapat menikmati paket tersebut tidak hanya sekedar melihat langsung tetapi mengetahui maksud didalamnya melalui story telling dan sebagainya," tandasnya.

Pihaknya sudah mengemas dan menyiapkan 25 paket wisata yang siap dipasarkan pasca libur Lebaran 2021 ini. Paket-paket wisata tersebut dikemas dengan melibatkan seluruh destinasi di DIY yang sudah tersertifikasi industri perhotelannya, menerapkan protokol kesehatan dan berada di zona hijau.

"Kami sudah mematangkan konsep-konsep travel corridor dalam pengemasan paket-paket wisata khusus ini, di mana wisatawan datang dan pergi dalam kondisi sehat. Dari 25 paket wisata ini meliputi destinasi di seluruh kabupaten/kota yang dikemas dalam tur mulai dari satu hingga 4 hari, khusus tur 4 hari akan dimasukkan event yang sangat dinantikan masyarakat," terang Marlina.

Menurutnya 25 paket wisata tersebut sebagai alternatif pilihan, terlebih jika ada destinasi yang ternyata berubah menjadi zona orange atau zona merah, maka bisa digantikan dengan destinasi di zona hijau lainnya. Sehingga pihaknya bersama industri menyiapkan banyak pilihan paket wisata khusus tersebut. Tema yang diangkat dalam paket-paket wisata tersebut adalah budaya seperti paket wisata sumbu filosofi, kawasan budaya Kotagede, kawasan budaya dan alam Gunung Merapi, pembuatan keris, serta lain-lain yang berkonsep storytelling. (Ira)

Kredit

Bagikan