Mudik Ditiadakan, Bandara Adisutjipto Sesuaikan Waktu Operasional

user
agus 07 Mei 2021, 19:15 WIB
untitled

YOGYA, KRjogja.com - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta tetap beroperasi selama Masa Peniadaan Mudik Idul Fitri 1442 H, 6 – 17 Mei 2021. Selama masa Peniadaan Mudik, Bandara Adisutjipto Yogyakarta beroperasi dari pukul 07.00-12.00 WIB. Penyesuaian waktu ini sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 no.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 no. 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Kegiatan Mudik, terdapat beberapa pengecualian bagi pelaku perjalanan dengan tujuan tertentu. Pelaku perjalanan udara dengan alasan pekerjaan bagi ASN, Pegawai BUMN/BUMD, atau Karyawan Swasta wajib menunjukkan surat perjalanan yang sah dari Pejabat Setingkat Eselon II atau Pimpinan Perusahaan. Sedangkan bagi pekerja sektor informal, kepentingan kekeluargaan seperti kunjungan keluarga yang sedang sakit atau meninggal, ibu hamil dan kepentingan persalinan, wajib menunjukkan surat keterangan dari Kepala Desa atau Kelurahan.

“Kami selaku pihak penyelenggara sarana transportasi udara, mendukung sepenuhnya arahan pemerintah untuk meniadakan kegiatan mudik di tahun ini. Tentunya hal ini dilakukan dengan mengutamakan kepentingan bersama yaitu menekan angka penularan Covid-19, yang berisiko untuk meningkat jika masyarakat tetap melakukan kegiatan mudik," kata General Manager Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, Jumat (7/5).

Sebelumnya, operasional di Bandara Adisutjipto dari pukul 07.00 hingga pukul 16.00 WIB. Penyesuaian ini dilakukan agar bandara tetap bisa melayani perjalanan udara bagi calon penumpang perjalanan udara non-mudik.

Para pelaku perjalanan non-mudik tetap harus melampirkan dokumen kesehatan sebagai syarat melakukan perjalanan udara. Bagi pelaku perjalanan ke pulau Bali, wajib menunjukkan Surat Keterangan hasil negatif test RT/PCR atau Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil 2 x 24 jam atau hasil negatif test GeNose yang sampelnya diambil 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Bagi pelaku perjalanan dengan tujuan selain pulau Bali, wajib menunjukkan Surat Keterangan hasil negatif test RT/PCR yang sampelnya diambil 3 x 24 jam, Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil 2 x 24 jam, atau hasil negatif test GeNose yang sampelnya diambil 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Dengan adanya penyesuaian waktu operasional Bandara Adisutjipto, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku saat ini," jelasnya. (Awh)

Kredit

Bagikan