Pergunu Tingkatkan Kompetensi Guru NU

user
tomi 20 April 2021, 23:40 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Persatuan Guru Nahdatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Purworejo berencana menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi islam. Kerja sama dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dari kalangan NU yang tergabung dalam organisasi itu.

Sekolah Tinggi Agama Islam An Nawawi (STAIAN) Berjan menjadi sasaran utama kerja sama tersebut. "Tugas kami adalah meng-upgrade program dari pusat dan provinsi di daerah, salah satunya kerja sama dengan pendidikan tinggi. Secara khusus kami belum berkomunikasi dengan STAIAN, tapi keinginan itu akan kami tuangkan dalam program kerja organisasi," ujar Ketua PC Pergunu Kabupaten Purworejo Agus Muzammil, kepada KRJOGJA.com, Selasa (20/4).

Menurutnya, bentuk kerja sama yang mungkin bisa ditempuh antara lain fasilitasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan yang belum lulus jenjang sarjana. Selain itu, Pergunu berharap dapat bekerja sama menyelenggarkan berbagai program pelatihan dan seminar. Timbal baliknya, kata Agus, Pergunu akan mensosialisasikan berbagai program yang ada di perguruan tinggi kepada para siswa yang notabene sebagai calon mahasiswa.

Selain itu, Pergunu juga akan bersinergi dengan lembaga pendidikan negeri dan swasta di luar lingkup NU. Sebab, lanjut Agus, anggota Pergunu tidak semuanya bekerja di lembaga pendidikan milik NU. "Pergunu tidak hanya untuk guru Maarif saja, tapi termasuk semua guru yang Ahlusunnah wal jamaah. Mereka juga banyak yang bernaung di lembaga negeri dan swasta lainnya, maka kami akan kulonuwun ke sana," terangnya.

Agus menuturkan langkah awal kepengurusan periode 2019 - 2024 yang baru dilantik Minggu (18/4) itu adalah membentuk pengurus tingkat ranting dan komisariat. Organisasi juga akan terus mensosialisasikan Pergunu kepada masyarakat pendidikan di Purworejo.

Ketua Pergunu Jateng HM Faojin MAg MPd mengemukakan, kerja sama lintas perguruan tinggi bermakna penting untuk peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, sudah banyak perguruan tinggi di Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Pergunu dan berhasil mewadahi upaya peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan NU itu. "Tidak hanya itu, Pergunu juga siapkan 3.103 beasiswa untuk peningkatan kompetensi pendidik NU," tuturnya.

Rois Syuriah NU Purworejo KHR Abdul Chakim Chamid meminta pendidik di bawah Pergunu untuk tidak sekedar mengejar profesionalitas pekerjaan semata. Guru, lanjutnya, harus bisa mengantarkan anak dengan pendidikan bermutu dan profesional, tapi tidak menanggalkan nilai sosial dan moral. "Saya teringat ucapan guru saya, carilah guru yang ikhlas bukan yang pandai. Sebab guru yang ikhlas akan dengan sepenuh hati mengangkat harkat dan martabat masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM mengemukakan, peran Pergunu tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan di Purworejo. "Mereka punya tugas meningkatkan kemampuan para guru, sehingga pendidikan di Purworejo pun semakin maju," tandasnya.(Jas)

Credits

Bagikan