Tinjau Prokes Pelatnas Kontingen Paralympic Tokyo, Ini Kata Menpora

user
danar 18 April 2021, 23:50 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengaku puas ketika meninjau protokol kesehatan Covid 19 yang diterapkan pada Pemusatan Latihan (Pelatnas) Kontingen Paralympic Tokyo 2021 di Solo, Minggu (18/4/2021). Kontingen ini diharapkan minimal mampu merebut satu medali emas.

Dari berbagai singgle event yang diikuti atlet Pelatnas menunjukan hasil yang menggembirakan. Diantaranya atlet berhasil merebut 6 medali emas 2 perak dan 4 perunggu Kejuaraan Dunia Para Atletik 2021 di Tunisia. Kemudian di Dubai atlet Para Badminton meraih 2 medali emas 3 perak 1 perunggu.

Dari beberapa cabang olahraga yang dipersiapkan atletik dan bulutangkis menjadi andalkan National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia di Tokyo selain Tenis Meja. Sementara ini baru 15 atlet yang memastikan lolos. Pada pertengahan Juli diharapkan masih ada penambahan.

"Kami berharap masih bisa tambah menjadi 23 sampai 25 atlet. Kita masih menunggu raihan poin para atlet," kata Senny Marbun, Presiden NPC saat mendampingi Menpora Zainudin Amali. Untuk mencapai hasil maksimal beberapa cabang olahraga akan menggelar TC di manca negara.

Perhatian Menpora Zainudin Amali terhadap atlet NPC sangat besar. Ini ditunjukan setiap ke Solo menyempatkan bertemu para atlet di Pelatnas.

Karena tempat TC tidak pindah pindah maka ia menilai protokolnya bagus. Apalagi setiap kamar dihuni satu atlet, kemudian setiap cabang olahraga menggunakan satu bus. "Dan setiap minggu ada pemeriksaan Genose," katanya.(Qom)

Credits

Bagikan