Bibit Siklon Tropis 94W Tak Berpengaruh ke DIY, Begini Penjelasannya

user
danar 16 April 2021, 04:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Beberapa waktu yang lalu beredar informasi jika bibit Siklon Tropis 94W akan melewati DIY pada tanggal 17-19 April 2021. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Stasiun Klimatologi Sleman memastikan jika hal tersebut tidak benar.

Adapun Dampak Badai Tropis/Siklon Tropis Surigae, berdasarkan Buletin Informasi Siklon Tropis yang dikeluarkan oleh Tropical Cyclone Warning Center Jakarta (BMKG) update tanggal 15 April 2021 pukul 08:57 WIB. Disebut, jika hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Tinggi Gelombang 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe - Kep. Talaud, Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura - Sarmi.

Tinggi Gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Manokwari, Perairan utara Biak, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat, Samudra Pasifik Utara Jayapura. Tinggi Gelombang 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Biak.

Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, Reny Kraningtyas menjelaskan, Bibit Badai Tropis 94W merupakan awal dari pembentukan Badai Tropis/Siklon Tropis Surigae di wilayah Samudera Pasifik Utara Papua dan Siklon Tropis. Dan ini tidak berpengaruh di wilayah DIY.

"Badai tropis/siklon tropis Surigae tidak melewati wilayah DIY, karena badai berada di belahan bumi bagian utara (BBU) tidak dapat melewati garis khatulistiwa/equator dan justru bergerak perlahan ke arah barat laut menjauhi equator (pengaruh gaya coriolis)," jelasnya, Kamis (15/4/2021) malam.

Reny mengungkapkan, jika badai tropis/siklon tropis terbentuk di Samudera Hindia Selatan Indonesia yang dekat dengan wilayah DIY (belahan bumi selatan), wilayah DIY berpotensi menerima dampak seperti hujan lebat, angin kencang, petir/kilat hingga gelombang tinggi. Dan itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis lainnya.(Awh)

Kredit

Bagikan