Bank BPD DIY Terus Berupaya Beradaptasi Sesuai Tuntutan

user
danar 08 April 2021, 17:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - PT Bank BPD DIY sebagai garda terdepan penerimaan maupun penyaluran keuangan daerah senantiasa berupaya menyesuaikan tuntutan dari masyarakat berupa digitalisasi. Untuk itu, Bank BPD DIY terus berupaya beradaptasi didukung kesiapan infrastruktur dan sistem keamanan guna mewujudkan ekosistem keuangan digital.

Direktur Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan dunia digital sudah merupakan suatu keniscayaan, maka Bank BPD DIY berupaya menyesuaikan diri dengan kesiapan infrastruktur dan sistem keamanan menjadi prioritas dalam semua bentuk transaksi di perbankan. Hal itu sudah merupakan standarisasi, keamanan setiap transaksi keuangan menjadi prioritas utama Bank BPD DIY.

"Dalam hal ini, Bank BPD DIY melalui proses sebuah pengujian lolos menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam Ultimate Automated Transaction (QUAT) Bank BPD DIY. Jadi saat inilah masyarakat semuanya harus berubah, beralih dan beradaptasi menggunakan uang non tunai," ujarnya di Yogyakarta, Kamis (8/4/2021).

Santoso menegaskan Bank BPD DIY sangat berkomitmen dan memiliki target untuk mendukung program Bank Indonesia (BI) dalam mempercepat atau akselerasi penggunaan QRIS baik dari sisi merchant maupun penggunaannya. Dalam hal ini, apabila masyarakat membutuhkan transaksi pembayaran digital, Bank BPD DIY akan selalu hadir. Bank BPD DIY pun bersinergi dengan Pemda baik di provinsi maupun kabupaten/kota se-DIY dalam digitalisasi pembayaran retribusi, termasuk dengan industri pariwisata maupun UMKM.

"Transaksi yang sifatnya interaksi langsung dibatasi karena pandemi Covid-19, maka satu-satunya cara agar perekonomian tetap tumbuh dengan transaksi non tunai. Transaksi dIgital ini juga dapat membantu mengakses pasar lebih luas bagi UMKM di berbagai pelosok desa ditambah dukungan layanan pesan antar khususnya makanan sehingga semakin mudah," tandasnya.

Bank BPD DIY berharap melalui transaksi non tunai dengan berbagai terobosan dan pilihan masyarakat sehingga ikut berperan dalam membantu pertumbuhan ekonomi di DIY di tengah kondisi pandemi saat ini. QRIS bisa diakses seluruh kanal pembayaran dari perbankan, tidak hanya Bank BPD DIY semata termasuk standarisasi sistem keamanan.

"Kita akan mempercepat realisasi QRIS melalui QUAT maupun transaksi tunai pada jam-jam layanan khusus kas, Ini menjadi tantangan kita karena tengah berada di dunia yang transisi. Sistem digitalisasi perbankan harus terbentuk dibarengi edukasi kepada masyarakat agar mulai beralih menggunakan transaksi non tunai supaya dapat membentuk ekosistem keuangan digital di Bank BPD DIY," papar Santoso.

Menurutnya, dengan terbentuknya ekosistem keuangan digital maka akan transaksi keuangan semakin cepat, fleksibel, aman dan murah serta aliran dana akan terlihat. Sehingga akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan dan ekonomi terus bergerak. Bank BPD DIY tetap konsisten dengan layanan mobile banking-nya dan bersama Pemda, BI, OJK dan pihak terkait lainnya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di DIY. (Ira)

Credits

Bagikan