Dewan Kecewa DIY 'Kecolongan' Banyak Terduga Teroris

user
danar 06 April 2021, 14:31 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Anggota-anggota Komisi A DPRD DIY tampak kecewa ketika melakukan rapat kerja terkait terorisme dengan jajaran Kesbangpol DIY, Selasa (6/4/2021). Dewan merasa instansi pemerintahan tersebut tak bekerja pada porsinya dengan banyaknya penangkapan terduga teroris di DIY selama akhir pekan kemarin.

Retno Sudiyanti, sekretaris komis A DPRD DIY misalnya, mengaku sangat kecewa karena banyaknya pertanyaan dewan yang tak bisa dijawab petugas Kesbangpol DIY. Padahal, seharusnya Kesbangpol menjadi ujung tombak Pemda dalam penanganan termasuk pencegahan menyangkut aspek ideologis dan kesatuan bangsa.

“Kami sebenarnya sangat kecewa dengan Kesbangpol yang selalu menjawab dengan jawaban klasik seperti tidak tahu dan bukan kewenangan kami. Terlihat bahwa Kesbangpol tidak memiliki data yang baik dalam hal tersebut, apalagi hal ini menjadi hal penting dalam pertahanan bangsa ini,” ungkap Retno.

Retno melihat banyaknya terduga teroris yang tertangkap di Yogyakarta menjadi sebuah keprihatinan bersama terutama Kesbangpol selaku dinas yang terdekat dengan ideologi dan persatuan bangsa. Pemda menurut Retno seolah kecolongan terlebih karena para terduga bersembunyi di balik lembaga tertentu bahkan menghimpun dana untuk kepentingan terorisme.

“Ini seharusnya tidak terjadi, Kesbangpol seharusnya bisa melakukan upaya-upaya bahkan pencegahan sejak awal,” tegas legislator Gerindra ini.

Anggota Komisi A lainnya, KPH Purbodinngrat memberikan sorotan bahwa Kesbangpol seharusnya memiliki SDM yang kuat bukan sebaliknya, terstigma dihuni ASN yang tersingkirkan. Purbo menilai para pegawai yang direkrut untuk Kesbangpo harus memiliki latar pendidikan militer.

“Bahkan jika ada persoalan monggo silahkan dikomunikasikan dengan pihak DPRD DIY supaya didapatkan solusinya,” tandas Purbo.

Sementara Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyatakan pihaknya mendorong keras Pemda melalui Kesbangpol untuk melakukan upaya penguatan ideologi Pancasila, sebagai bentuk kekuatan melindungi dari berbagai paham radikal bahkan terorisme. “Kami minta dan akan mendorong dengan keras upaya upaya penguatan ideolgi pancasila dan ke Bhinekaan sebagai bagian penting pertahanan dan peningkatan kualitas masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Kesbangpol DIY, Ani Srimulyani menegaskan pihaknya saat ini juga tengah melakukan berbagai upaya pencegahan radikalisme. Namun terkait terorisme, Kesbangpol menilai hal tersebut diluar kewenangan mereka. (Fxh)

Credits

Bagikan