Antisipasi Terorisme, Polres Sukoharjo Perketat Keamanan

user
tomi 01 April 2021, 21:08 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pengamanan ketat diberlakukan secara berlapis di Mapolres Sukoharjo terhadap warga atau tamu datang. Petugas akan melakukan pemeriksaan sebagai antisipasi aksi terduga teroris atau orang membahayakan. Pengetatan dilakukan setalah ada aksi nekat terduga teroris masuk ke Mabes Polri.

KBO Sabhara Polres Sukoharjo Iptu Sri Hariyanto, Kamis (1/4) mengatakan, pengamanan ketat secara berlapis diterapkan di pintu masuk Mapolres Sukoharjo. Polres Sukoharjo tidak mau kecolongan seperti aksi terduga teroris nekat masuk ke Mabes Polri pada Rabu (31/3) kemarin.

Polres Sukoharjo memberlakukan pengamanan ketat berlapis mulai Kamis (1/4). Pintu gerbang sebagai akses utama masuk Mapolres Sukoharjo tidak sepenuhnya dibuka sebagai antisipasi aksi nekat terduga teroris masuk. Di pintu masuk tersebut petugas bersenjata lengkap berjaga penuh 24 jam secara bergantian.

Beberapa pintu lain akses masuk Mapolres Sukoharjo ditutup dan juga dijaga ketat petugas bersenjata lengkap. Pengamanan semakin diperketat dengan adanya pengawasan melalui kamera CCTV.

Di gerbang pintu masuk akses utama Mapolres Sukoharjo setiap warga atau tamu yang masuk akan menjalani pemeriksaan berlapis. Tamu wajib menunjukan kartu identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Petugas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan milik tamu. Selain itu tamu juga harus melewati pemeriksaan metal detektor.

"Penjagaan ketat dilakukan Polres Sukoharjo dalam upaya mengantisipasi tindak terorisme setelah ada aksi terorisme di Gereja Katedral Makasar dan Mabes Polri," ujarnya.

Polres Sukoharjo bergerak cepat melakukan antisipasi setelah ada aksi nekat terduga terorisme masuk ke kantor kepolisian di Mabes Polri. Polres Sukoharjo melakukan penjagaan ketat agar kejadian tersebut tidak terjadi di Mapolres Sukoharjo.

Penjagaan ketat tersebut belum tahu sampai kapan dilaksanakan di Mapolres Sukoharjo sebelum ada pencabutan dari pimpinan. Penjagaan ketat dilakukan sebagai upaya meminimalisir aksi teror bukan menutup akses masyarakat. Polres Sukoharjo tetap akan memberikan perlindungan bagi warga masyarakat.

"Masyarakat dipersilahkan melapor apabila membutuhkan bantuan ataupun informasi terkait aktivitas mencurigakan mengarah ke tindak terorisme," lanjutnya. (Mam)

Kredit

Bagikan