Unwahas Ambil Sumpah 81 Apoteker

user
tomi 27 Maret 2021, 20:02 WIB
untitled

SEMARANG,KRJOGJA.com- Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menggelar sidang terbuka Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker baru angkatan XVII tahun akademik 2020/2021 di Hotel Oak Tree Semarang, Jumat (26/3/2021).

Acara prosesi pengucapan lafal sumpah dipimpin apt. Drs Bambang Triwara SpFRS sebagai perwakilan dari Komite Farmasi Nasional (KFN) dengan disaksikan oleh rohaniawan dari agama islam, katolik dan kristen. Dihadiri dan disaksikan juga oleh Wakil Rektor I (Bidang Akademik) Dr H Helmy Purwanto ST MT, Dekan Fakultas Farmasi Dr apt. Maulita Cut Nuria MSc, Kaprodi PSPA apt. Risha Fillah Fitria MSc, apt. Drs Firwan Firdaus MKes (perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia yang juga mewakili Perwakilan Daerah IAI Jawa Tengah) serta Kasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah apt. Dra Wahyu Indah Widowati.

Acara dilakukan dengan protokol kesehatan ketat pencegahan covid-19, dilakukan secara singkat, tanpa mengundang para orang tua apoteker baru. Juga hanya ada satu sambutan saja selama acara sumpah (hanya WR 1) serta hanya 3 apoteker saja yang tanda tangan naskah sumpah (secara simbolis) di depan langsung para pejabat IAI, KFN, Dinkes, Wakil Rektor I dan Kaprodi. Sedangkan para apoteker lainnya menandatangani lafal sumpah di tempat duduk mereka masing masing.

Wakil Rektor I Unwahas dalam sambutannya menyampaikan kondisi Indonesia dan dunia saat ini masih dalam kondisi prihatin karena wabah Covid-19 belum selesai. Sehingga para apoteker yang diambil sumpahnya berperan sebagai garda paling depan dari sisi pemberian obat serta vaksin ke warga negara Indonesia.

“Ini tugas berat bagi apoteker baru yang harus menjalankan tugas seraya mendahulukan kepentingan kemanusiaan dengan tidak pandang status sosial politikus dan lain sebagainya. Vaksin sudah diketemukan dan sekarang proses vaksinasi. Tetapi kondisi Indonesia dan dunia masih prihatin karena wabah covid belum selesai “ ujar WR I Unwahas.

Lebih lanjut menurut WR I Unwahas dampak covid berimbas ke semua bidang, termasuk bidang pendidikan dimana bapak ibu dari apoteker baru tidak dihadirkan pada acara sumpah apoteker sebagai langkah protokol kesehatan (mengurangi kerumuman atay keramaian). Wakil Rektor I juga berpesan agar apoteker baru senantiasa mengamalkan ilmunya secara profesional dan selalu meningkatkan ilmu dan profesionalitas dalam bekerja.(sgi)

Kredit

Bagikan