Tiga Wartawan di Klaten Tertunda Divaksinasi

user
danar 28 Februari 2021, 11:10 WIB
untitled

KLATEN, KRJOGJA.com - Sebanyak 28 orang wartawan yang sehari-hari bertugas di Klaten menjalani vaksinasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, bertempat di RSIA Aisyiyah Klaten, Sabtu (27/2/21).

Pada vaksinasi tahap I sebenarnya diikuti oleh 31 wartawan, namun yang sukses mengikuti vaksinasi ada 28 wartawan, sedangkan tiga orang tertunda.

Vaksinator RSIA Aisyiyah Klaten, dr Fithriani Sri Utami mengatakan, pada vaksinasi wartawan tahap I yang hadir 31 orang, namun yang berhasil divaksinasi baru 28 orang. Tiga orang statusnya skirining tunda. Untuk tiga wartawan yang vaksinasinya tertunda, bisa daftar lagi pada tahap berikutnya untuk mendapatkan vaksinasi untuk mencegah covid-19.

Lebih lanjut dr Fithriani Sri Utami menjelaskan, untuk mendukung vaksinasi kalangan pegiat media di Klaten, RSIA Aisyiyah Klaten menerjunkan 12 orang tim medis terdiri dari 4 orang dokter, 6 perawat, 1 petugas IT dan 1 apoteker. Setelah divaksinasi selanjutnya dilakukan observas, bila ada gejala gangguan kesehatan pasca vaksinasi agar menghubungi tim medis RSIA Klaten.

Salah seorang wartawan Sutanto dari RRI Surakarta mengapresiasi terselenggaranya vaksinasi untuk wartawan yang selama ini banyak bertugas di area publik untuk mencari, mengolah dan menyajikan berita bagi masyarakat.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Bagian Humas Setda Klaten dan tim medis RSIA Aisyiyah Klaten yang telah memfasilitasi dan melakukan vaksinasi kepada wartawan tahap I dengan baik.

Sementara itu Staf Sub Bagian Analisis dan Kemitraan Media (AKM) Bagian Humas Setda Klaten, Paidi mengatakan, jumlah wartawan yang mendaftar vaksinasi sinovac sebanyak 48 orang dari berbagai media di Klaten, baik media cetak, media elektronik dan media online. Kuota vaksinasi wartawan tahap I dari Dinkes sebanyak 30 orang, namun baru 28 orang yang berhasil divaksinasi dan bagi wartawan yang belum divaksinasi tahap I akan diajukan lagi untuk vaksinasi tahap berikutnya. (Sit)

Credits

Bagikan