Lansia Yogya Mulai Divaksin

user
agus 27 Februari 2021, 14:31 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Sebanyak 20 lansia di Kota Yogyakarta disuntik vaksin Covid-19 tahap I di RSUD Pramata, Jumat (26/2). Mereka merupakan bagian dari penerima pertama vaksin untuk golongan lansia di DIY. Karena secara bersamaan, juga dilakukan pencanangan di 7 ibukota propinsi di Pulau Jawa dan Bali. Untuk suntik vaksin tahap II, untuk golongan lansia dilakukan setelah 28 hari berikutnya.

"Jadi hari ini Pemerintah Kota Yogya melakukan pencanangan vaksinasi bagi warga lansia. Setelah ini, akan diikuti lansia yang lain secara bertahap. Sedangkan stok vaksin, berapapun jumlahnya akan dipenuhi oleh pemerintah," kata Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Jumat (26/2).

Selain pencanangan vaksinasi warga lansia, Walikota juga mencanangkan vaksinasi bagi wartawan yang beraktivitas di Kota Yogyakarta. Untuk selanjutnya diikuti wartawan lainnya di waktu berikutnya.

Haryadi menjelaskan, dari pendataan yang ada, warga Kota Yogyakarta yang berusia lansia ada 46.000. Vaksinasi lansia ini dibagi dalam 4 kuadran meliputi Yogya utara, timur, barat, dan selatan. Pemberian vaksin dapat dilakukan di kecamatan-kecamatan yang dekat dengan puskesmas.

"Jadi, jangan khawatir tidak mendapat vaksinasi. Akan diatur dan dijadwal agar warga lansia ini bisa mengakses vaksinasi dengan mudah, misalnya di fasilitas kesehatan terdekat dengan domisili atau tempat tinggal mereka," katanya.

Dalam kesempatan itu, Walikota mengingatkan rencana vaksinasi massal untuk pedagang pasar Beringharjo, agar tidak berkerumun. Karena saat itu akan ada peninjauan dari Presiden Joko Widodo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan pada tahap awal sudah mengalokasikan sekitar 10.000 dosis vaksin untuk lansia dan jumlahnya akan terus ditambah karena pemerintah menjamin kebutuhan vaksin lansia terpenuhi.

Lansia yang ingin mengakses vaksin, lanjut dia, dapat mendaftar secara aktif melalui laman resmi yang sudah disiapkan atau mendaftar secara kolektif melalui kelurahan dan kecamatan.

Salah satu lansia yang mengikuti vaksinasi, Yohanes Wahyu Saronto (78) mengatakan, tidak merasa sakit saat disuntik vaksin. "Tidak terasa apapun saat disuntik. Tidak sakit. Efek samping juga tidak ada. Tentunya, vaksinasi ini harus didukung bersama-sama," katanya. (Jon)

Credits

Bagikan