Imbas Covid-19, Ratusan Buku Perpustakaan Daerah Tak Kembali

user
tomi 20 Februari 2021, 11:42 WIB
untitled

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Daerah Karanganyar menagih pengembalian ratusan buku koleksinya. Buku-buku tersebut tak dikembalikan sejak awal Pandemi Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Jumlahnya mencapai 765 eksemplar.

Kepala Disarpus Karanganyar, Sugeng Raharto mengakui layanan perpustakaan memang tutup total selama pandemi. Kemungkinan hal itu yang menunda pengembalian buku-bukunya.

"Akhirnya kami membuka layanan. Tapi khusus pengembalian saja. Terhitung 15 Februari, bisa dikembalikan dengan mematuhi protokol kesehatan. Dilayani di hari kerja," katanya kepada KR, Sabtu (20/2).

Pengembalian buku-buku tersebut menjadi tugas urgen pustakawan pemerintah, mengingat itu aset negara yang harus dipertanggungjawabkan. Ia menjamin tak dikenakan denda bagi peminjam lantaran telat mengembalian. Idealnya, waktu peminjaman hanya sepekan.

"Dapat diperpanjang lagi sepekan asalkan kembali dulu bukunya. Ini sudah berbulan-bulan. Silakan mengembalikan bukunya. Tidak didenda. Kembali harus utuh. Jika rusak atau sobek dan sebagainya, harus mengganti dengan judul atau tema yang sama. Sekali lagi enggak didenda uang," jelasnya.

Perpustakaan daerah Karanganyar sempat akan dibuka, namun langsung direvisi. Pemkab Karanganyar menganggap aktivitas publik di perpustakaan memicu penularan Covid-19 lebih masif. Hasil tracing menunjukkan beberapa pegawai positif tertular, beberapa waktu lalu.

Sementara itu Pustakawan Disarpus, Priyanto mengatakan sekitar 100 eksemplar buku sudah dikembalikan sejak layanan pengembalian dibuka pada 15 Februari 2021. Para peminjam mengaku terbantu dengan informasi pengembalian di perpustakaan.

"Mereka yang pinjam biasanya meninggalkan nomor telepon atau WA. Semuanya dihubungi via SM dan WA. Ada yang respons tapi juga banyak yang sudah tidak aktif nomornya," katanya.

Para peminjam dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Jenis buku yang dipinjamnya seperti ilmu sosial, novel, majalah sampai materi perkuliahan.Anggota perpustakaan menanti kapan bisa beraktivitas lagi. Meski demikian, pengguna jasa perpustakaan bisa mengunduh literatur yang tersedia secara daring.

Berdasarkan catatannya, koleksi buku perpustakaan sebanyak 37.942 eksemplar dan 22.455 judul. Ia mengatakan, tahun ini masih dilakukan pengadaan buku senilai Rp95 juta.(Lim)

Kredit

Bagikan