Pengantin Baru, Kepala Monpers Tambah Bersemangat Mengelola Jutaan Eksemplar Koran Fisik

user
tomi 12 Februari 2021, 08:00 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com - Ada yang menarik saat acara bersepeda santai (gowes ) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta kerja sama Monumen Pers Nasional (Monpers) Surakarta yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) juga perpisahan berakhirnya masa jabatan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Munculnya Kepala MonPers Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Hastjaryo yang bersepeda mesra dengan pasangannya Mitha Hastjaryo. Ternyata Widodo Hastjaryo alumni Magister Komunikasi Universitas Indonesia dengan Novia Paramitha (akrab dipanggil Mitha.Red) yang bekerja di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta itu berstatus pengantin baru. Selamat ya...

" Ya tambah bersemangat untuk mengemban tugas memimpin Monpers yang memiliki tugas pokok dan fungsi untuk pelestarian dan pelayanan kepada masyarakat mengenai Monumen Pers Nasional dan produk pers nasional yang bernilai sejarah," paparnya ramah kepada www.krjogja.com , Jumat (12/2/2021)

Dipaparkan oleh Widodo, koleksi koran fisik di Monpers lebih kurang satu juta eksemplar dan sudah menjadi tugas Monpers untuk terus memperkenalkan koleksinya kepada masyarakat.

"Monspers sebagai bagian dari Kominfo juga berkewajiban menyebarluaskan nilai-nilai positif di masyarakat sebagaimana peran pers dalam perjuangan sehingga bisa mengurangi hoaks ( kabar bohong). Di sisi lain Monspers terus melengkapi koleksi benda-benda pers sehingga benar-benar bisa menjadi pusat rujukan pers nasional."

"Sekarang ini awak Monpers terus bekerja melakukan pemutakhiran data koleksi sehingga lebih mudah dinikmati pengunjung nantinya secara virtual. Di sisi lain di saat pandemi Corona ini diberlakukan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan Monspers yang beralamat di Jalan Gajah Mada Nomor 76, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta," paparnya.

Monpers selama dua tahun belakangan ini telah melakukan Revitalisasi Fisik dan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk revitalisasi fisik meliputi penataan ruang pamer menjadi serba digital, sebagaimana arahan Presiden RI Pak Jokowi tentang Transformasi digital dan Monpers sudah mewujudkannya

untuk revitalisasi SDM juga telah merotasi potensi staf sesuai bidang tugas sebagaimana disiplin ilmu yang dimiliki sehingga kinerja Monpers menjadi lebih gesit dan aktif melayani pengunjung baik melalui virtual di media sosial maupun website www.mpn.kominfo.go.id ,

Twitter = IG = FB = @monumenpers ,

Youtube = Monumen Pers Nasional.

Sementara fasilitas baru bagi masýarakat mulai dibukanya Ruang Pamer baru , serba digital menjadikan Monpers sebagai sarana edutainment bagi pengunjung anak yang juga dilengkapi perpustakaan anak dan taman bermain anak.Wifi point di seluruh Gedung termasuk Sekretariat PWI Surakarta.Stand Informasi dan promosi yang menarik untuk berdiskusi."

Akan dikembangkan sistem informasi .

Pengunjung Monpers adalah semua lapisan masyarakat yang belum mengenal Monumen Pers terutama generasi milenial karena terdapat fasilitas perpustakaan dan koran digital yang dapat dipergunakan untuk penulisan ilmiah, riset, skripsi maupun tesis. "papar Widodo.

Selama pandemi Covid-19 pengunjung Monpers wajib menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dengan menerapkan 3 M dan menyesuaikan kebijakan pemerintah, jika tidak bisa hadir secara fisik , Monpers juga menyediakan layanan pengunjung secara virtual melalui media sosial (medsos).

Di era Digitalisasi dilakukan transformasi digital maka Monpers Surakarta telah melakukan digitalisasi koran-koran kuno dengan melakukan scan sehingga tersedia dalam format PDF, untuk koleksi koran tertua terbit tahun 1820.

“Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia tidak terlepas dari Peran Pers oleh sebab itu Monumen Pers Nasional merupakan Referensi Utama Kesejarahan Pers dan Media Bangsa Indonesia. Warga masyarakat bisa mendatangi, mempelajari dan memahami Sejarah Pers Indonesia di Monumen Pers Nasional Surakarta." pungkasnya. (Hwa).

Kredit

Bagikan