BKKBN DIY Luncurkan Uji Coba Pelayanan KB-MKJP

user
danar 22 Januari 2021, 15:50 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) DIY melakukan Launching/Peluncuran Uji Coba Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kapanewon Ngaglik dan Tempel Kabupaten Sleman, Jumat (22/01/20021). Hadir dan meluncurkan kegiatan tersebut, dr Hasto Wardoyo (Kepala BKKBN Pusat).

Dr Ukik Kusuma Kurniawan SKM MA, Kepala Perwakilan BKKKN DIY mengatakan, peluncuran KB IUD implan. Pencanangan Uji Coba Pelayanan KB dengan Mekanisme Pembiayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Sleman, yakni di Klinik Keluarga Sembada Tambakan Sinduharjo Kapanewon Ngaglik serta di Kemploko Margorejo Kapanewon Tempel.

Menurut Ukik Kusuma, tugas pokok BKKBN adalah mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang. "Salah satu upaya untuk mencapai penduduk tumbuh seimbang dllakukan BKKBN dengan rnanetapkan target penggunaan alat kontrasepsi bagi semua kabupaten/kota," ujarnya.

Keberhasilan pencapaian target penggunaan alat kontrasepsi tersebut sangat dipengaruhi oleh mekanisme pembiayaan pelayanan KB bagi pasangan usia subur. Disebutkan Ukik Kusuma, jika sebelumnya mekanisme pambiayaan pelayanan kontrasepsi yang dltargetkan tersebut ditangani oleh Perwakilan BKKBN Provinsi dengan dana pusat. Maka pada mekanisme baru yang diujicobakan pembiayaan tersebut ditangani oleh kabupaten/kota dengan anggaran bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang disalurkan menjadi bagian dari APBD.

Ditegaskan, dengan mekanisme pembiayaan ditangani langsung oleh kabupaten/kota diharapkan mekanisme pembiayaan menjadi Iebih lancar sehingga pelayanan alat konsepsi meningkat dan mencapai target yang telah dltetapkan. "Perwakilan BKKBN DIY berkewajiban melakukan asistensi dan monitoring pelaksanaan juknis tersebut," ucapnya. (Jay)

Kredit

Bagikan