Pengedar Pil Koplo Diamankan di Imogiri

user
tomi 05 November 2020, 11:07 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Petugas satuan Narkoba Polres Bantul Polda DIY dipimpin Iptu Mulyanto SE MM menangkap tersangka Rs alias Gitong (25) warga Karangtalun Kecamatan Imogiri Bantul. Tersangka disergap petugas, Rabu (4/11) di Dusun Manggung Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri lantaran diduga sebagai pengedar dan penyalahgunaan psikotropika.

Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti satu bungkus paket warna coklat an penerima Ar dengan nomor telepon 0877xxx. Dalam bungkus tersebut berisi 1 buah kemasan berlakban coklat didalamnya terdapat 200 tablet kemasan warna silver alprazolam tablet 1mg, dan 2 tablet kemasan biru atarax alprazolam tablet 1mg serta 2 tablet dalam kemasan warna biru muda valdimex 5 diazepam tablet 5mg.

Dua toples warna putih berisi 1000 butir pil warna putih berlambang Y dan dua tablet merlopam 2 lorazepam 2mg, satu buah bungkus paket warna hitam tiga toples warna putih berisi 1000 butir pil warna putih berlambang Y. Petugas juga menyita uang sebanyak Rp. 2.450.000. Kini kasus tersebut dalam penyelidikan petugas Sat Narkoba Polres Bantul.

Kasat Resnarkoba Polres Bantul AKP Archye Nevadha SIK MH Kamis (5/11) mengatakan, penangkapan tersebut bermula ketika Rabu, (4/11) pagi Opsnal unit 1 dipimpin IPTU Mulyanto SE MM menerima informasi, jika seseorang bernama Gitong berencana melakukan transaksi jual beli narkoba. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dilapangan. Kemudian maish dihari yang sama sekitar pukul 10.30 bergerak di wilayah Kecamatan Imogiri.

Siang itu petugas melihat seseorang yang diyakini Gitong, residivis kasus penyalahgunaan obat daftar G atau psikotropika 2018 sebuah agen jasa ekspedisi di Desa Wukirsari Imogiri Bantul. Selang satu jam kemudian, petugas menangkap Gitong di Manggung Wukirsari Imogiri Bantul. Setelah digeledah dan dibuka ditemukan paketan tersebut berisi 1 buah kemasan berisi 200 tablet alprazolam tablet 1mg dan 2 tablet atarax alprazolam tablet 1mg serta dua kemasan valdimex 5 diazepam tablet 5mg.

Petugas kemudian memintai keterangan Gitong dan mengaku selain psikotropika tersebut juga memesan pil dari seseorang berinisia Ar kini Daftar Pencarian Orang (DPO).Kemudian pukul 13.00 WIB Iptu Mulyanto dan tim bersama Gitong menuju jasa pengiriman barang di daerah Gambiran untuk mengambil paketan diterima sendiri tersangka.

“Tersangka dijerat pasal penyalahgunaan psikotropika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dan atau 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo. 53 KUHP,” ujar Archye Nevadha.(Roy)

Kredit

Bagikan