Pembangunan Wisata Religi, Pemkot Diminta Perhatikan Warga Lokal

user
danar 03 November 2020, 16:50 WIB
untitled

SALATIGA, KRJOGJA.com - Wakil Ketua DPRD Salatiga, Latif Nahari meminta kepada Pemkot Salatiga untuk mempersiapkan segala langkah untuk mencari solusi terkait dengan rencana pembangunan Wisata Religi Salatiga (WRS) yang terletak di Dusun Candiwesi, Desa Bugel, Kecamatan Sidorejo, Salatiga.

"Artinya, nasib para petani penggarap tanah aset daerah dan kepentingan warga sekitar harus terakomodir dengan baik jangan sampai pembangunan wisata religi ke depan nanti mendapat protes dari warga. Kami berharap ada solusi terbaik dan duduk bersama. Pemkot Salatiga seharusnya mengambil langkah lebih awal bertemu dengan warga," tandas Latif Nahari kepada KRJogja.com, menyikapi rencana ini, Selasa (03/11/2020).

Ia juga mengungkapkan, pada saat reses DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sempat mencuat dari warga setempat mengenai rencana pembangunan wisata religi yang menempati lahan pertanian yang sedang digarap oleh petani penggarap. Selain itu bagaimana kepentingan warga sekitar lokasi yang terkena dampak. "Tentu warga Bugel dan sekitarnya diajak bicara duduk bersama agar pembangunan lancar tidak terjadi benturan kepentingan dengan warga. Justru saat ini sudah mulai dibicarakan jangan mendadak yang hasilnya nanti tidak baik," tandas Wakil Ketua DPRD Salatiga ini.

Diketahui Pemkot Salatiga merencanakan membangun Taman Wisata Religi di lahan aset daerah di kawasan Dukuh Candiwesi, Desa Bugel. Dari audensi antara Forum Kerukunan Umat Beragama di Salatiga dan Walikota disepakati pembangunan ini dimulai anggarannya pada APBD Perubahan 2021. (Sus)

Kredit

Bagikan