'Terobos' Kantor KPU Klaten, Polisi Bekuk Perampas Kotak Suara

user
tomi 22 September 2020, 12:23 WIB
untitled

KLATEN, KRJOGJA.com - Sekelompok massa merampas kotak suara yang dibawa petugas menuju kantor KPU Klaten. Suasana memanas sehingga terjadi kerusuhan, dan menimbulkan anarkisme di kompleks kantor KPU. Berkat kesigapan petugas, Polres Klaten akhirnya berhasil meredam situasi dan mengamankan para pelaku kerusuhan. Hal ini terjadi Selasa (22/9/2020) di lapangan Mapolres Klaten, pada apel dan simulasi sispamkota dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2020, yang dilakukan Polres Kodim dan lintas sektoral.

Simulasi menggambarkan suasana pagi sebelum pemungutan suara. Seperti biasa polisi mengatur lalulintas untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas. Selanjutnya mulai pukul 07.00 WIB suasana tempat pemunggutan suata di Desa Pelangi mulai ramai. Semula proses pencoblosan berlangsung aman, naman setelah pukul 13.00 WIB datang sekelompok warga yang protes karena tidak bs mencoblos untuk memberikan hak suara. Setelah diusut ternyata warga, antara lain terdiri Yu Ning penjual Jamu, dan kawan-kawanya datang setelah batas waktu pemungutan pukul 13.00 WIB.

Protes warga semakin panas, sehingga massa terus berdatangan. Mereka terus melakukan protes pada petuasg, lalu bergeser melakukan demo ke kantor KPU Klaten. Untuk menyejukkan suasana, Polres Klaten menerjunkan para Polwan untuk negosiasi, namun demonstran semakin beringas. Suasana makin kacau, setelah para demonstran melempari petugas dengan botol minuman, kursi dan barang-barang lainya.

Suasana hampir tak terkendali. Petugas terpaksa menyemprotkan gas air mata untuk menghalau massa, selain itu juga menerjunkan anjing pelacak dan juga pasukan penembak. Situasi akhirnya bisa dikendilan, dan sejumlah pelaku kerusuhan diamankan.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dan Dandim 0723/klaten Letkol. Inf. Joni Eko Prasetyo mengemukakan, simulasi dilakukan untuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi segala ancaman dalam setiap tahapan Pilkada serentak.

Kapolres beberapa kali menegaskan agar anggota Polres Klaten menjaga netralitas, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya tekankan lagi, harus menjaga netralitas, agar kita bisa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” kata Kapolres.

Selanjutnya Kapolres juga menekankan agar semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menangkal penyebaran covid 19.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengemukakan, masyarakat boleh beda pilihan, namun tetap menjaga persaudaraan untuk kemajuan kabupaten Klaten.(Sit)

Kredit

Bagikan