BST Tahap Dua, Gunakan untuk Kecukupan Pangan

user
danar 14 September 2020, 09:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Realisasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada tahap kedua ini dinilai semakin baik. Pada tahap pertama lalu realisasinya hanya 95 persen sedangkan tahap kedua ini sudah mencapai 98 persen.

Kepala Dinas Sosial Kota Yogya Agus Sudrajat, menilai realisasi yang semakin baik tersebut salah satunya karena validasi data yang lebih ketat. "Harapan kami bisa 100 persen karena data penerima BST tahap kedua ini sudah lebih valid," jelasnya, Minggu (13/9/2020).

Total ada 5.833 warga miskin di Kota Yogya yang masuk sebagai penerima BST Kemensos tahap kedua. Dibanding tahap pertama, ada pengurangan sekitar 500 warga karena dinilai tidak layak, meninggaldunia serta pindah kependudukan.

Agus mengatakan, bagi penerima yang belum mengambil BST masih diberi kesempatan di kantor pos setempat. Batas waktu pengambilan ditunggu hingga pertengahan bulan ini. "Kalau sampai batas waktu masih belum diambil, maka datanya akan dikunci dan otomatis kembali masuk ke negara," tandasnya.

Selain penerima yang berkurang, besaran bantuan yang digulirkan juga lebih sedikit dibanding BST tahap pertama. Pada tahap pertama besarannya mencapai Rp 600.000 per bulan, sedangkan tahap kedua ini Rp 300.000 per bulan selama dua bulan yakni Juli dan Agustus. Distribusi bantuan itu juga sudah dilakukan pada 23-24 Agustus 2020 lalu.

Agus berharap, BST yang diberikan dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terutama untuk kecukupan pangan. Pembelanjaannya juga diharapkan di warung-warung kecil sekitar rumahnya. Sehingga terjadi perputaran ekonomi di wilayah meski skala kecil. "Kalau kebutuhan pangan sudah tercukupi, harapannya masyarakat bisa produktif di masa pandemi Covid-19 saat ini," imbuhnya.

Terkait BST yang dibiayai menggunakan APBD Kota Yogya, Pemkot sampai saat ini juga masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.(Dhi)

Kredit

Bagikan