Hadapi Covid-19, Kapolda Imbau Pengusaha Kuliner Berinovasi

user
tomi 13 September 2020, 19:06 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com - Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Luthfi mengatakan inovasi dan kreatifitas perlu dilakukan oleh pelaku usaha kuliner di Jawa Tengah (Jateng) khususnya di kala pandemi Covid-19 sekarang ini.

"Ini hasil inovasi kuliner, seperti jenis kuliner baru meal ready to eat (MRL) "Makanku" selain higienis, antara koki dan yang makan, tidak perlu bersentuhan , asas sosial dan phisical distancing terpenuhi," papar Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Luthfi usai mencicipi menu Gudeg Solo salah satu varian "Makanku" di gerai Makanku di Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Solo , Minggu (13/9/2020).

Irjen Luthfi didampingi owner Wong Solo Grup (WSG) H Puspo Wardoyo mengatakan "Makanku" merupakansatu-satunya kuliner yang dijumpai Kapolda di Jateng yang dapat disajikan dengan cepat, tanpa kompor baik minyak atau listrik. "Iya baru saya jumpai model kuliner yang menggunakan teknologi unik pemanas ( self heating pad). Makanan ini cocok saat jamaah haji, travelling juga bencana. Masih kita timbang-timbang untuk pengadaan Makanku untuk anggota Polda Jateng yang bertugas di lapangan," ujar Kapolda Jateng.

Diakui oleh Kapolda produk "Makanku" yang memiliki menu khas Indonesia itu, di saat pandemi Corona model makanan cepat saji yag higienis sangat cocok disajikan memenuhi protokol kesehatan. "Makanannya higienes, saya sudah coba makanan MRE jenis varian menu gudeg ya enak seperti gudeg Solo terkenal itu," ujar Kapolda seraya menambahkan ada jaga jarak antara yang memasak bisa untuk diri sendiri atau orang lain, tidak ada kerumunan baik koki atau penggunanya.

Kegiatan kuliner termasuk rumah makan yang menjual "Makanku" telah menerapkan protokol kesehatan. Ketika disinggung "Makanku"pernah di droping secara cuma-cuma di sejumlah tempat karantina penderita Covid-19 di Solo, Kapolda Jateng mengatakan pihaknya juga dilapori hal itu.

"Bahkan "Makanku" cukup efektif saat disajikan untuk anggota polisi yang terpapar Corona. Anggota yang kini sudah sembuh itu, ketika di droping "Makanku" bisa memasak sendiri. Sehingga makanku cocok di era new normal yang ekonomi didorong tetap tumbuh namun semua protokol kesehatan harus dipenuhi,"ujarnya.-( Hwa).

Kredit

Bagikan