Reses di Playen, Gandung Pardiman Tampung Aspirasi

user
agus 05 September 2020, 21:28 WIB
untitled

WONOSARI, KRJOGJA.com - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar, HM Gandung Pardiman MM melaksanakan reses di Ngawu, Kapanewon Playen, Sabtu (05/09/2020). Kedatangannya disambut oleh masyarakat Ngawu dan Mantan Lurah Heriyanto.

Dalam kesempatan tersebut HM Gandung Pardiman MM menjaring aspirasi masyarakat untuk nantinya mendorong dan memberikan kontribusi bagi pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.” Reses ini menjadi ajang menyerap aspirasi dari masyarakat. Ternyata di Ngawu Playen ada keluhan berkait dengan sarana insfrastruktur dan lainnya. Hal ini tentunya akan diperjuangkan. Untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata HM Gandung Pardiman MM.

Ikut hadir dalam rombongan Tim Asistensi Drs HM Gandung Pardiman MM yakni Erwin Nizar, John S Keban dan Agus Subagyo. HM Gandung Pardiman MM melaksanakan reses untuk menjaring hal yang mampu untuk menyentuh langsung masyarakat. Keluhan maupun aspirasi dari masyarakat ini akan diperjuangkan. Sehingga berbagai persoalan yang muncul nantinya akan dapat diselesaikan. “ Program yang menyentuh masyarakat harus diprioritaskan. Agar masyarakat ini benar-benar diperhatikan dan meningkat kesejahteraannya,” imbuh HM Gandung Pardiman MM yang memiliki Slogan Ikhas Berjuang, Ikhlas Beramal, Peduli Sesama dan Tidak Pelit ini. .

Mantan Lurah Ngawu Heriyanto menuturkan, sarana insfrastruktur seperti jalan di desa Ngawu masih banyak yang rusak. Termasuk program pemberdayaan makanan kuliner hingga berbagai sarana umum tidak bisa berjalan. Akibat dana desa yang berkurang. Masyarakat berharap melalui reses Anggota DPR RI Drs HM Gandung Pardiman MM ini nantinya bisa dicarikan solusi. Karena akses jalan merupakan penopang utama untuk berbagai kegiatan baik ekonomi, pendidikan hingga bidang lainnya.

Pada pertemuan ini HM Gandung Pardiman MM juga mengadakan kuis hafal Pancasila. Sejumlah masyarakatpun ikut menghafalkan Pancasila dan mendapatkan hadiah. HM Gandung Pardiman mengungkapkan, Golkar akan menjadi benteng Pancasila. Karena Pancasila sebagai ideologi Negara sudah final dan tidak boleh diubah.

“Ada pihak yang ingin merubah Pancasila menjadi Sosio nasionalisme sosio demokrtasi dan ketuhanan yang berkebudayaan. Bahkan akan diperas menjadi ekasila dan gotong royong. Hal tersebut yang akan kita tentang. Pancasila sudah final dan tidak boleh diubah-ubah,” tegasnya. (Ded)

Kredit

Bagikan