Anggota PP DIY Dilarang Dukung Calon Bupati

user
danar 21 Agustus 2020, 10:10 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pilkada serentak di tiga Kabupaten yaitu Sleman, Bantul dan Gunungkidul bakal diselenggarakan 9 Desember mendatang. Pemuda Pancasila (PP) DIY dengan tegas melarang anggotanya mengatasnamakan organisasi untuk mendukung pasangan calon kepala daerah.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY, Faried Jayen Soepardjan mengatakan larangan keras bagi kader mengatasnamakan organisasi untuk mendukung calon kepala daerah tertentu dalam Pilkada tegas diberlakukan. Namun begitu pihaknya tidak memasalahkan jika ada kader secara personal mendukung calon tertentu tanpa ada atribut organisasi Pemuda Pancasila.

Silahkan saja mendukung, itu hak person, dan kami membebaskan itu, asal tidak menggunakan atribut Pemuda Pancasila. Tegas organisasi bersikap netral dalam pilkada nanti,” ungkap Faried Jayen melalui rilis tertulis, Jumat (21/8/2020).

Faried Jayen menegaskan jika terbukti ditemukan ada pimpinan maupun kader membawa bawa atribut organisasi Pemuda Pancasila untuk mendukung calon tertentu, maka sanksi tegas akan dijatuhkan. “Kami akan tegas dalam hal ini, langsung proses jika ada melanggar ketentuan organisasi,” tegasnya.

Sebagai organisasi massa, jumlah keanggotaan Pemuda Pancasila di seluruh DIY saat ini mencapai puluhan ribu anggota. Tercatat mencapai jumlah kurang lebih 47 ribu di seluruh wilayah DIY.

Jenjang pimpinan organisasi terkonfirmasi aktif semua baik MPW DIY, lima MPC Kabupaten/Kota se-DIY. MPC PP Bantul, saat ini secara resmi diketuai oleh Antariksa B serta Ibnu S, sebagai sekretaris. Adapun MPC PP Gunungkidul dinahkodai Bowo Paripurno selaku Ketua dan Eka Wahyu Nugraha selaku Sekretaris.

Berikutnya ada Agung Rodix dan Dodi Dwi Nugroho selaku Ketua dan Sekretaris MPC PP Kota Yogyakarta. Di MPC PP Sleman ada Januar SA dan Iwan T selaku Ketua dan Sekretaris. Sedangkan Ketua dan Sekretaris MPC Kulonprogo dijabat oleh Jalu Anggara dan Dwi Wahyu.

“Kami berharap seluruh kader PP DIY menaati arahan organisasi ini. Kalaupun harus memilih, pilih calon yang memihak rakyat, melihat kapabilitas calon,” pungkas Jayen. (Fxh)

Kredit

Bagikan