Maju Pilkada Sukoharjo 2020, Agus Santosa Resmi Pensiun Dini

user
danar 04 Agustus 2020, 12:10 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Agus Santosa resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo per 1 Agustus 2020 sebagai syarat maju sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Posisi jabatan Sekda Sukoharjo sekarang kosong dan diisi Pelaksana Harian (Plh) Widodo.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Selasa (4/8/2020) mengatakan, Agus Santosa resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekda Sukoharjo terhitung 1 Agustus 2020. Posisi jabatan Sekda Sukoharjo setelah itu dipastikan kosong. Pengunduran diri dari jabatan dilakukan sebagai syarat Agus Santosa maju calon wakil bupati dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Kekosongan jabatan Sekda Sukoharjo untuk sementara diisi Plh Widodo yang juga menjabat sebagai Asisten II. Pemkab Sukoharjo sekarang masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)

"Agus Santosa sudah mengundurkan diri per 1 Agustus dan tidak ngantor lagi," ujarnya.

Bupati mengatakan, pengunduran diri sudah menjadi bagian dari pemenuhan aturan maju dalam Pilkada. Pemkab Sukoharjo optimis jalannya pemerintahan tetap berjalan normal karena posisi Sekda Sukoharjo sudah diisi Plh Widodo.

"Dengan mengundurkan diri sebagai Sekda Sukoharjo tentunya Agus Santosa sudah bukan lagi Aparatur Sipil Negara (ASN)," lanjutnya.

Agus Santosa mengatakan, sudah mengundurkan diri sebagai ASN sekaligus jabatannya Sekda Sukoharjo per 1 Agustus. Usai mengundurkan diri, Agus Santosa mengatakan sudah tidak lagi tinggal di rumah dinas dan pulang ke rumah pribadi. Selanjutnya setelah ini langsung persiapan Pilkada 2020.

"Saya sudah pensiun dini atau mengundurkan diri per 1 Agustus dan tinggal menunggu SK," ujarnya.

Agus Santosa mengatakan, sudah mengajukan surat permohonan pensiun dini. Pengajuan tersebut sekarang sedang diproses hingga pusat. Sampai sekarang belum diketahui kapan SK pensiun dini tersebut akan turun.

“SK pensiun dini diharapkan bisa turun sebelum pendaftaran calon bupati dan wakil bupati September nanti. Saya tetap optimis SK segera turun karena sudah menjadi bagian dari proses saya harus pensiun dini untuk maju ikut Pilkada 2020,” ujarnya.

Sebelum SK pensiun dini turun, Agus Santosa mengatakan sekarang masih menjalankan tugas kedinasan aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekda Sukoharjo. Sebab dasar penghentian tugas pemerintahan hanya bisa dilakukan setelah SK pensiun dini turun.

“Setelah SK pensiun dini tentunya saja sudah bukan lagi ASN. Jadi sebelum SK itu turun saya tetap menjalankan tugas pemerintahan,” lanjutnya.

Agus mengatakan, syarat pengajuan pensiun dini sudah terpenuhi sesuai aturan berlaku. Salah satu syarat terpenuhi tersebut seperti atas permintaan sendiri, memenuhi ketentuan masa kerja minimal 20 tahun dan usia minimal 50 tahun.

“Masa kerja saya sudah 35 tahun dan usia sudah 56 tahun. Jadi syarat pensiun dini sudah terpenuhi,” lanjutnya.

Terpenuhi syarat tersebut dikatakan Agus Santosa membuatnya optimis SK pensiun dini akan segera turun. Sebab pemerintah melihat ketentuan yang ditetapkan telah terpenuhi. (Mam)

Kredit

Bagikan