Tak Ada Bansos Lagi, Tanggap Darurat DIY Kembali Diperpanjang Sampai 31 Agustus

user
tomi 30 Juli 2020, 16:41 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Status tanggap darurat kebencanaan DIY kembali diperpanjang untuk kali ketiga sampai 31 Agustus 2020. Keputusan perpanjangan dibuat untuk memaksimalkan penanganan dampak pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan keputusan perpanjangan tanggap darurat telah diteken Pemda DIY melalui Gubernur Sri Sultan HB X. Menurut Baskara Aji, ada beberapa pertimbangan salah satunya konfirmasi kasus positif yang cenderung naik turun beberapa waktu terakhir. “Ada juga pertimbangan memaksimalkan penanganan kasus. Pemda juga ingin memastikan persiapan pemulihan ekonomi dan ketaatan sosial yang kami kira masih membutuhkan status tanggap darurat,” ungkap Baskara Aji, Kamis (30/7/2020).

Pemda menurut Baskara Aji dipastikan tak lagi memberikan bantuan sosial (bansos) pada masyarakat tak mampu. Para penerima bansos baik dari pemerintah pusat maupun daerah sampai saat ini sudah menerima bantuan selama tiga bulan hingga Juni. Sebagai gantinya, Pemda akan memberikan insentif dan bantuan bagi UMKM yang diharapkan bisa mengungkit perekonomian DIY. Pemda kini tengah melakukan pendataan UMKM yang nantinya akan mendapat bantuan insetif.

“Bansos saat ini dihentikan terlebih dahulu dan kita fokus pada pemulihan ekonomi agar kontraksi tak semakin dalam. Bentuknya konkritnya kita melakukan insentif pada UMKM serta menghubungkan UMKM yang belum bankable ke perbankan. Kita tidak lagi berikan bansos dengan harapan UMKM ini bisa mengungkit perekonomian yang dampak positifnya juga dirasakan warga termasuk yang miskin. Insentif yang jumlahnya masih kita godog dulu, nantinya diharapkan bisa membantu UMKM untuk bergerak maju,” lanjut Baskara Aji. (Fxh)

Kredit

Bagikan