Pandemi Covid-19, Klaster Pasar Suronegaran Mendominasi

user
danar 29 Juli 2020, 17:40 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pandemi covid-19 di Kabupaten Purworejo terus melonjak. Bahkan data terkini kasus terpapar positif covid-19 bertambah 31 orang. Dari jumlah itu klaster Pasar Suronegaran Purworejo mendominasi dengan kasus positif terbaru mencapai 14 orang.

“Pasar Suronegaran menjadi klaster yang semakin membahayakan,” kata Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL, Rabu (29/7/2020).

Dari data terakhir terkait pandemi covid-19 selain klaster Pasar Suronegaran, juga 5 orang dari klaster hajatan dan 4 orang dari Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Purworejo.

Sehari sebelumnya lanjut dr Tolkha Amaruddin, pada pagi hari muncul 4 orang terkonfirmasi positif, sore harinya bertambah 6 orang dan hari berikutnya bertambah lagi 21 orang.

Dengan munculnya pasien positif ini, maka hingga kini di Purworejo total kasus terkonfirmasi positif-19 sejak pertama kali ditemukan, sudah mencapai 152 orang. “Ada pula kasus positif yang meninggal dunia di RSUD Tjitrowardojo, seorang laki-laki berusia 54 tahun, warga Desa Sambeng Kecamatan Bayan. Pasien menderita komorbid kencing manis dan darah tinggi,” ungkapnya seraya menambahkan, hingga kini sudah ada dua orang positif covid-19 di Purworejo meninggal dunia.

Sedang 4 orang yang hasil swabnya keluar pagi hari merupakan warga Kecamatan Purworejo, Ngombol, Banyuurip, dan Gebang. Untuk 6 orang hasil swab sore dari Kecamatan Banyuurip 3 orang, serta dari Kecamatan Bener, Grabag dan Purworejo masing-masing 1 orang. Sedang untuk 21 orang hasil swab terkini berasal dari Kecamatan Purworejo 7 orang, Bener 6 orang, Loano dan Bayan masing-masing 2 orang, serta Kecamatan Banyuurip, Grabag, Bagelen, dan Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang masing-masing 1 orang.(Nar)

Credits

Bagikan