TMMD Reguler Ke-108 Bakal Berakhir, Banyak Target Lebihi Ekspektasi

user
agus 29 Juli 2020, 14:25 WIB
untitled

SEMARANG KRJOGJA.com - Kapendam IV Diponegoro Letkol Kav Susanto SIP MAP, Rabu (29/7/2020) menyampaikan perasaan lega karena seluruh program TMMD yang berlangsung di wilayah Kodam IV Diponegoro agan segera berakhir dan ada yang berhasil selesai sebelum target.

"Yang membahagiakan kami adalah banyak capaian yang dihasilkan melebihi harapan karena tingginya partisipasi masyarakat membantu para prajurit yang diterjunkan untuk melaksanakan program kemanunggalan tersebut. kami lihat partisipasinya luar biasa, tak hanya pria dewasa, ada pula kaum wanita yang ikut terjun mambantu menyelesaikan pembangunan jalan dan perbaikan fasilitas umum. Jadi ibu-ibu tidah hanya di dapur, mereka juga ikut mengaduk semen dan sebagainya," ungkap Kapendam IV Diponegoro di kantornya, Makodam IV Diponegoro, Watuging Semarang.

Diungkapkannya, pada puncak penutupan TMMD reguler ke 108 Sragen, Satgas TMMD ke-108 Kodim 0725/Sragen menggelar Penyuluhan Peternakan dan Perkebunan, sebagai bentuk program non fisik untuk masyarakat Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Selasa (28/07/2020).

Kegiatan ini juga melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Sukodono Diah Prabantari, Wakapolsek Sukonono Ipda Yana, kepala Desa Juwok Suyono M.Pd.B, yang juga dihadiri kelompok tani Desa Juwok kurang lebih 20 orang.

Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Peternakan Kecamatan Sukodomo, Diah Prabantari menerangkan tata cara membudidayakan hewan ternak agar lebih maksimal hasilnya. Ia juga mengarahkan proses pemberian pakan yang baik terhadap hewan ternak yang dipelihara masyarakat Desa Juwok.

Menurut Diah, pengetahuan masyarakat peternak terkait dengan pengolahan makanan masih sangat rendah sekali atau belum tepat, itu terkait makanan organik maupun lainnya. Makanan yang tidak sesuai dengan takaran memang tidak dianjurkan, sebab hal itu membuat hasil peternakan tidak dapat maksimal.

Jika dilihat secara data, peternakan merupakan potensi untuk daerah tertinggal yang bisa menggerakkan taraf hidup masyarakat desa Juwok. Tentu dengan adanya penyuluhan seperti ini masyarakat pedesaan akan paham dan mengerti pentingnya untuk memperhatikan pola makan bagi ternak, sehingga tidak hanya melulu menggunakan cara tradisional yang selama ini sudah dilakukanya, akan tetapi harus lebih kepada pola makan yang sesuai.

Dandim Sragen Letkol Kav. Luluk Setyanto M.P.M sebagaimana diungkapkan Kapendam IV menyatakan penyuluhan dilakukan untuk memberikan pengetahaun dan wawasan kepada para warga khususnya para petani dan peternak sehingga nantinya diharapkan dapat menerapkan ilmu tersebut dirumahnya masing - masing.

Babinsa Desa Juwok Kecamatan Sukodono Sertu Maftukan berharap, setelah mengikuti penyuluhan warga juwok dapat menerapkan serta menggunakan ilmu yang didapat untuk meningkatkan hasil peternakan maupun hasil pertaniannya.

Sementara itu, salah satu warga, Deni, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat penting bagi masyarakat Desa Juwok karena menambah ilmu pengetahuan tentang pertanian dan peternakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI yang menghadiri kegiatan penyuluhan dalam program TMMD ini. Karena selain pembangunan, kami juga membutuhkan pemberdayaan dalam meningkatkan ekonomi", pungkasnya. (Cha)

Credits

Bagikan