20 Ormas di Bantul Sepakat Melawan Komunis

user
danar 27 Juli 2020, 15:50 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Sebanyak 20 Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Bantul, bergabung dalam wadah Forum Organisasi Masyarakat Anti Komunis Bantul (Formakob). Penggabungan dan deklarasi dilakukan di Joglo Kopi Kita jalan Lingkar Selatan Manding yang sekaligus dijadikan Kantor Sekretariat Formakob, Minggu (26/7/2020) malam.

Dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan sarasehan bertema, Mewasdai kebangkitan komunis, dengan menghadirkan tiga nara sumber, yakni Sukri Fadholi (AM FUI), Mayor Purnawirawan TNI Suyadi (PPIR) dan Bambang Wahyu N (Pakar hukum).

Koordinator Formakob, Herwanto Sulistyo ST mengemukakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan misi dan visi dalam mewaspadai adanya upaya kebangkitan komunis di Indonesia. "Karena itu sebelum bangkit harus kita tumpas lebih dulu," ungkap Herwanto.

Sementara isi deklarasi menyatakan, 20 Ormas bersepakat Formakob Bantul menjadi wadah kumunikasi, koordinasi dan perjuangan melawan idiologi komunisme, leninisme dan marxisme yang terlarang di NKRI. Komitmen memaksimalkan upaya preventif, antisipasif dan proaktif menjaga masyarakat, bangsa dan negara dari rongrongan gerakan komunisme yang hendak menyesatkan sejarah, menggantikan dasar negara, mengadu domba agama, serta hendak membunuh para tokoh ulama dan tokoh bangsa.

Komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika serta mempertahankan Pancasila berdasarkan Ketuhanan Yang Mah Esa, yang telah final. Mendesak pemerintah untuk mengusut dalam perumus RUU HIP yang tidak mencantumkan Tap MPRS No XXV Tahun 1966 dan hendak mengganti penafsiran Pancasila dengan Trisila dan Ekasila serta RUU jelmaannya apapun namanya.

Juga menuntut pemerintah menangka semua oknum yang hendak mengganti dasar negara yang telah final. Mendukung pemerintah supaya tegas melarang penyebaran paham Komunisme, Leninisme dan Marxisme serta membuat kampanye anti Komunis secara masif.(Jdm)

Credits

Bagikan