Untuk Hunian Sementara, Rusunawa Tegalrejo Siapkan Proses Pengisian

user
danar 27 Juli 2020, 04:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya tengah menyiapkan proses pengisian di rumah susun sewa (rusunawa) Tegalrejo. Ditargetkan pengisian tersebut sudah bisa dilakukan tahun ini.

Kepala DPUPKP Kota Yogya Hari Setyawacana, menjelaskan rusunawa yang berada di Kelurahan Bener Tegalrejo tersebut sepenuhnya dibangun oleh pemerintah pusat. "Nanti ada semacam pendaftaran dan juga dimungkinkan seleksi terhadap calon penghuni. Harapannya tahun ini sudah terisi," jelasnya, Sabtu (25/7/2020).

Rusunawa dengan tiga lantai itu berhasil diselesaikan pembangunannya pada akhir tahun 2019. Terutama tower satu dengan tiga lantai dan terdapat 42 kamar lengkap dengan perabotan seperti kasur, meja kursi, serta almari. Penghuni pun tinggal menempati kamar dengan luas 36 meter persegi. Di dalamnya juga terdapat ruang bersama seperti ruang pertemuan, musala dan aula.

Hari menambahkan, dari sisi aset pihaknya masih menunggu serah terima dari pemerintah pusat. Hanya, proses serah terima biasanya memakan waktu cukup lama. Sehingga sembari menunggu serah terima Pemkot Yogya diizinkan melakukan pengisian dengan status penghuni sementara. "Peruntukannya ialah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami sudah diizinkan untuk melakukan proses penghunian sementara," imbuhnya.

Meski status penghuniannya sementara namun bukan berarti setelah aset sudah dilimpahkan akan diganti dengan penghuni baru atau seleksi ulang. Akan tetapi penghuni hasil seleksi saat ini tetap bisa menempati dengan pemberlakuan tarif sewa. Selama penghunian sementara, tarif yang dikenakan sebatas untuk operasional dan pemeliharaan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perumahan Permukiman dan Tata Bangunan DPUPKP Kota Yogya Sigit Setiawan, mengatakan jika bangunan dibiarkan kosong terlalu lama tanpa ada penghuni justru dikhawatirkan akan mengalami kerusakan. "Dengan penghunian sementara maka warga yang menjadi penghuni pun bisa ikut merawat bangunan," jelasnya.

Sigit mengaku, pihaknya hanya sebatas mengawal proses pembangunan. Jika rusunawa sudah diserahterimakan oleh pemerintah pusat, maka pengelolaan sepenuhnya berada di bawah kewenangan UPT Rusunawa Kota Yogya.(Dhi)

Credits

Bagikan